Laporkan Masalah

Peran Pendidikan Khusus Terhadap Ketahanan Pribadi (Studi pada Penyandang Disabilitas di SLB Fadhilah Ummah, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah)

Puji Nur Ekowati, Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A; Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog

2026 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan dalam kehidupan sosialnya yang berimplikasi pada pembentukan ketahanan pribadi mereka. Pembentukan ketahanan pribadi pada disabilitas bersifat kompleks, namun dapat diupayakan dengan implementasi sistem yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan, yaitu melalui pendidikan khusus. Oleh karenanya, penelitian ini  memiliki tujuan untuk  menelaah peran pendidikan khusus terhadap ketahanan pribadi penyandang disabilitas, dengan menekankan pada aspek kepercayaan diri, kemandirian, kreativitas, dan adaptabilitas serta menganalisis faktor pendorong dan penghambat pembentukan ketahanan pribadi penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  melalui desain studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumen dengan partisipan penelitian terdiri dari peserta didik dan tenaga pendidik. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti 25 dan disajikan dalam bentuk gambar dan uraian deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang diselenggarakan oleh SLB Fadhilah Ummah berkontribusi pada pembentukan ketahanan pribadi peserta didik melalui empat aspek utama, yang terdiri dari kepercayaan diri, kemandirian, kreativitas, dan adaptabilitas. Aspek percaya diri ditunjukkan melalui perkembangan kemampuan peserta didik untuk mengekspresikan diri, tampil, dan berpartisipasi dalam kompetisi. Kemandirian dikembangkan dari program bina diri seperti makan dan minum, memakai sepatu, hingga bertanggung jawab terhadap kebersihan dirinya. Kreativitas diasah melalui kegiatan berbasis praktik seperti membuat kerajinan tangan, menjahit, hingga memasak. Adaptabilitas peserta didik berkembang melalui mekanisme penyesuaian diri individu terhadap kebutuhan-kebutuhan dasarnya yang didorong oleh pengembangan kapasitas diri melalui pendidikan khusus.

Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendidikan yang sistematis serta dukungan dari para pemangku kepentingan dapat menciptakan ekosistem pendidikan khusus yang ramah bagi disabilitas. Implementasi kurikulum yang adaptif dan pembelajaran berbasis praktik juga memberikan ruang bagi peserta didik disabilitas untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, kreativitas, serta adaptabilitas. Sehingga pendidikan khusus memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan ketahanan pribadi penyandang disabilitas.

People with disabilities still face challenges in their social lives that impact the development of their personal resilience. Developing personal resilience in individuals with disabilities is complex, but it can be achieved through the implementation of a measurable, systematic, and appropriate system, namely special education. Therefore, this study aims to examine the role of special education in the personal resilience of people with disabilities, emphasizing self-confidence, independence, creativity, and adaptability, and analyze the factors and drivers of the formation of personal resilience in people with disabilities. This study employed a qualitative case study design. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, with participants consisting of students and educators. Data analysis was conducted using ATLAS.ti 25 software and presented as images and descriptive text.

The results show that the education provided by Fadhilah Ummah Special School contributes to students’ personal resilience through four main aspects: self-confidence, independence, creativity, and adaptability. Self-confidence is demonstrated by students’ ability to express themselves, perform, and participate in competitions. Independence is developed through a self-development program that includes eating and drinking, wearing shoes, and managing personal hygiene. Creativity is honed through practice-based activities such as crafts, sewing, and cooking. Adaptability in students develops through individual self-adjustment to their basic needs, driven by the development of personal capacity through special education.

This research shows that a systematic educational process and stakeholder support can create a disability-friendly special education ecosystem. The implementation of an adaptive curriculum and practice-based learning also provides space for students with disabilities to develop self-confidence, independence, and creativity. Therefore, special education plays a strategic role in enhancing the personal resilience of people with disabilities.

Kata Kunci : pendidikan khusus, ketahanan pribadi, penyandang disabilitas, sekolah luar biasa, kurikulum adaptif

  1. S2-2026-525415-abstract.pdf  
  2. S2-2026-525415-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-525415-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-525415-title.pdf