Laporkan Masalah

FUNGSI DISABILITAS DALAM NOVEL LA SYMPHONIE PASTORALE KARYA ANDRÉ GIDE

SILFIYAH INDRIYATI KUSUMA DEWI, Prof. Dr. Faruk, S.U.

2026 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian ini mengungkap fungsi dan makna struktural disabilitas dalam novel La Symphonie Pastorale (1919) karya André Gide melalui pendekatan semiotika naratif A.J. Greimas. Fokus kajian diarahkan pada tokoh Gertrude untuk menganalisis peran kebutaan sebagai mekanisme internal pembangun struktur teks. Menggunakan metode deskriptif-analitik, data diklasifikasikan ke dalam enam sekuens naratif, lalu dianalisis melalui skema aktan, modalitas, dan segi empat semiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutaan Gertrude berfungsi secara dinamis sebagai: (1) pemicu kontrak naratif yang memberi mandat kepada Pendeta, (2) mekanisme ketergantungan tokoh, (3) alat pengendali pengetahuan yang membatasi akses terhadap realitas, (4) titik transformasi relasi antaraktan, dan (5) penanda runtuhnya kontrak naratif saat disabilitas tersebut hilang. Secara struktural, disabilitas bermakna sebagai syarat keberlangsungan alur, instrumen dominasi tafsir Pendeta, penghalang kebenaran yang menjaga ilusi moral, serta batas eksistensi tokoh dalam cerita. Hubungan ini membuktikan bahwa disabilitas merupakan syarat utama stabilitas nilai dalam teks. Pada struktur dalam, disabilitas menopang ilusi moral, sementara kesembuhan Gertrude membuka akses terhadap kebenaran yang memicu kehancuran stabilitas makna novel. Disabilitas dalam novel La Symphonie Pastorale karya André Gide menempati posisi krusial dalam struktur teks dan menjadi unsur yang menentukan arah perkembangan cerita secara keseluruhan.

This study reveals the structural functions and meanings of disability in André Gide’s novel La Symphonie Pastorale (1919) using A.J. Greimas’s narrative semiotics. The analysis focuses on the character Gertrude to examine the role of blindness as an internal mechanism constructing the text's structure. Using a descriptive-analytical method, data are classified into six narrative sequences and analyzed through actantial schemes, modalities, and the semiotic square. The results indicate that Gertrude’s blindness functions dynamically as: (1) a trigger for the narrative contract, (2) a mechanism of dependency, (3) a means of controlling knowledge, (4) a point of narrative transformation, and (5) a marker of the contract’s collapse upon the loss of disability. Structurally, disability signifies a condition for narrative progression, an instrument of the Pastor’s interpretive dominance, a barrier to truth, and a boundary of the character's existence. This confirms disability is the primary condition for the story’s value stability. At the deep structure level, disability sustains moral illusion, while its disappearance grants access to truth, triggering the collapse of the novel’s meaning. Disability in La Symphonie Pastorale plays a crucial role in the structure of the text and becomes an element that determines the overall direction of the narrative development.

Kata Kunci : fungsi disabilitas, kebutaan, struktural, semiotika naratif, greimas, la symphonie pastorale

  1. S2-2026-530880-abstract.pdf  
  2. S2-2026-530880-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-530880-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-530880-title.pdf