Analisis Pengaruh Brand Image dan Label Halal terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah pada Wanita di Wilayah DIY
Chusnia Salma Nugraheni, Prof. Dr. apt. Dwi Endarti, S.F., M.Sc.
2026 | Skripsi | FARMASI
Industri
kosmetik di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat seiring dengan
meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri dan penampilan.
Persaingan yang semakin ketat mendorong perusahaan kosmetik untuk membangun
strategi pemasaran yang efektif, khususnya melalui penguatan brand image
dan pencantuman label halal. Wardah sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia
memiliki brand image yang kuat serta konsisten dalam mencantumkan label
halal pada produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
brand image dan label halal terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah
pada wanita berusia ?25 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional.
Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan secara daring melalui Google
Form. Sampel penelitian berjumlah 398 responden yang dipilih menggunakan
teknik accidental sampling dengan kriteria wanita berusia ?25 tahun,
berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan pernah membeli produk kosmetik
Wardah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif untuk
menggambarkan karakteristik responden serta analisis regresi linier berganda
untuk mengetahui pengaruh brand image dan label halal terhadap keputusan
pembelian, baik secara parsial maupun simultan.
Berdasarkan
hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh persamaan Y = 0,351 + 0,598X?
+ 0,544X?. Nilai statistik F sebesar 401,796 dengan nilai signifikansi 0,000
menunjukkan bahwa variabel brand image dan label halal secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah.
Secara parsial, brand image dan label halal juga berpengaruh signifikan
dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000 (< 0>brand
image memiliki pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian dengan
koefisien regresi sebesar 0,598. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,669
menunjukkan bahwa 66,9% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh
variabel brand image dan label halal, sedangkan 33,1% dipengaruhi oleh
faktor lain di luar penelitian ini.
The
cosmetic industry in Indonesia has experienced rapid growth along with
increasing public awareness of personal care and beauty trends. Intense market
competition encourages cosmetic companies to strengthen their marketing
strategies, particularly through building a strong brand image and providing
halal labeling. Wardah, as the pioneer of halal cosmetics in Indonesia, has a
strong brand image and consistently includes halal labels on its products. This
study aims to analyze the influence of brand image and halal labeling on
purchasing decisions of Wardah cosmetic products among women aged 25 years and
above in the Special Region of Yogyakarta.
This
study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were
collected using an online questionnaire distributed via Google Form. A total of
398 respondents were selected using the accidental sampling technique, with
inclusion criteria consisting of women aged ?25 years, residing in the Special
Region of Yogyakarta, and having purchased Wardah cosmetic products. Data
analysis was conducted using descriptive statistical analysis to describe
respondent characteristics and multiple linear regression analysis to examine
the effect of brand image and halal labeling on purchasing decisions, both
partially and simultaneously.
The results of multiple linear regression analysis produced the equation Y = 0.351 + 0.598X? + 0.544X?. The F-statistic value of 401.796 with a significance value of 0.000 indicates that brand image and halal labeling simultaneously have a significant effect on purchasing decisions. Partially, both brand image and halal labeling also show significant effects, with significance values of 0.000 (< 0>
Kata Kunci : brand image, keputusan pembelian, label halal, Wardah