Wacana Humor Dhagelan Mataram Lakon Umuk Keblasuk: Kajian Pragmatik
Endar Sasmito Aji, Dr. Sulistyowati, M.Hum.
2026 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA
Penelitian ini membahas bentuk-bentuk penyimpangan
prinsip kerja sama dan prinsip kesopanan serta membahas fungsi humor dalam Dhagelan
Mataram Umuk Keblasuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
penyimpangan-penyimpangan prinsip kerja sama dan kesopanan. Dari aspek fungsi,
penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi humor sebagai sarana
menyampaikan kritik, pembelajaran, dan hiburan. Dhagelan Mataram Umuk
Keblasuk dipilih menjadi objek menjadi salah satu pertunjukan humor komedi
Jawa yang dekat dengan masyarakat Yogyakarta dan masih eksis hingga saat ini.
Data penelitian ini diambil dari video lalu ditranskripsi. Setelah proses
transkripsi selesai data dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik dengan
teori prinsip kerja sama dan kesopanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dhagelan Mataram
Umuk Keblasuk banyak menggunakan aspek verbal sebagai sarana pemunculan
tawa. Terkait dengan hal tersebut banyak ditemukan penyimpangan-penyimpangan
prinsip kerja sama dan kesopanan. Penyimpangan-penyimpangan tersebut berperan
sentral untuk memunculkan tawa. Hasil penelitian yang kedua menunjukkan bahwa Dhagelan
Mataram Umuk Keblasuk memiliki tiga fungsi yaitu fungsi kritik, fungsi
pengajaran, dan fungsi hiburan. Ketiga fungsi tersebut juga menunjukkan bahwa Dhagelan
Mataram Umuk Keblasuk menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan
gagasan dengan dibalut dengan kelucuan sehingga gagaaan dapat diterima dengan
baik oleh pendengar atau penonton.
This study discusses the forms of
deviation from the principle of cooperation and the principle of politeness and
discusses the function of humor in Dhagelan Mataram Umuk Keblasuk. This
research aims to describe the deviations of the principles of cooperation and
politeness. From the functional aspect, this study aims to describe the
function of humor as a means of conveying criticism, learning, and
entertainment. Dhagelan Mataram Umuk Keblasuk was chosen as an object
because it is one of the Javanese comedy humor shows that is close to the
people of Yogyakarta and still exists today. The data of this study was taken
from video and then transcribed. After the transcription process is completed,
the data is analyzed using a pragmatic approach with the theory of the
principle of cooperation and politeness.
The results of the study show that
Dhagelan Mataram Umuk Keblasuk uses a lot of verbal aspects as a means
of laughter. Related to this, there are many deviations from the principles of
cooperation and politeness. These deviations play a central role in elicasing
laughter. The results of the second study show that Dhagelan Mataram Umuk
Keblasuk has three functions, namely the critical function, the teaching
function, and the entertainment function. These three functions also show that Dhagelan
Mataram Umuk Keblasuk is an effective means to convey ideas by being
wrapped in cuteness so that ideas can be well received by listeners or
audiences.
Kata Kunci : humor, pragmatik, Dhagelan Mataram Umuk Keblasuk, fungsi humor.