HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PSORIASIS DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA
KUSNUL HIDAYATI, Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes, Isnaeni Nur Khayati, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.M.B, Yayu Nidaul Fithriyyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Onk
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
INTISARI
Latar belakang: Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis yang tidak hanya menimbulkan
keluhan fisik, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis akibat stigma, rasa
malu, dan gangguan citra diri. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya
kecemasan, terutama ketika pasien harus berinteraksi sosial atau menghadapi
penilaian dari orang lain. Kondisi psikologis tersebut berkontribusi terhadap
penurunan kualitas hidup.
Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan
kualitas hidup pasien psoriasis di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Dr.
Sardjito Yogyakarta.
Metode: Penelitian
kuantitatif dengan metode analitik menggunakan rancangan cross sectional.
Penelitian ini dilaksanakan pada 2 Desember - 8 Desember 2025 kepada 51 pasien
psoriasis yang diambil dengan teknik consequtive sampling. Pengambilan
data dilakukan menggunakan kuesioner Zung Self Anxiety Rating Scale
(ZSAS) dan Dermatology Life Quality Index (DLQI). Analisa univariat
digunakan untuk menganalisa karakteristik responden, variabel tingkat
kecemasan, dan variabel kualitas hidup, sementara analisa bivariat spearman’s
rank digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan
kualitas hidup pada pasien psoriasis.
Hasil: Sebagain besar responden,
yaitu sebanyak 46 orang (90,2%) berada pada kategori normal/tidak ada
kecemasan. Paling banyak responden, yaitu sebanyak 19 orang (37,3%) melaporkan
bahwa adanya psoriasis berpengaruh ringan pada kehidupan pasien. Uji korelasi menggunakan Spearman’s Rank menunjukkan adanya
hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien psoriasis dengan tingkat keeratan hubungan sedang (p=0,001; r=0,454).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan
kualitas hidup pada pasien psoriasis di poliklinik kulit dan kelamin RSUP Dr
Sardjito Yogyakarta dengan tingkat keeratan hubungan sedang.
ABSTRACT
Background: Psoriasis is a chronic skin disease that not only
causes physical symptoms but also psychological impacts due to stigma, shame,
and impaired self-image. This condition can trigger anxiety, especially when
patients have interaction socially or face judgment from others. This condition
contributes to a reduced quality of life.
Objective: This study aimed to determine the relationship between anxiety levels
and the quality of life of psoriasis patients at the Dermatology and
Venereology Polyclinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Method: This
quantitative study employed an analytical method using a cross-sectional
design. This study was conducted from December 2 to December 8, 2025, involving
51 psoriasis patients recruited using a consecutive sampling technique. Data
collection was conducted using the Zung Self-Anxiety Rating Scale and
Dermatology Life Quality Index questionnaires. Univariate analysis was used to
analyze respondent characteristics, anxiety level, and quality of life, while
bivariate Spearman's rank analysis was used to determine the relationship
between anxiety levels and quality of life in psoriasis patients.
Results: Majority of respondents, 46
(90.2%), were in the normal category. The majority, 19 (37.3%), reported that
psoriasis had a mild impact on their lives. Spearman Rank correlation tests
showed a moderately strong relationship between anxiety levels and quality of
life in psoriasis patients (p=0.001; r=0.454).
Conclusion: There is a significant relationship between
anxiety levels and quality of life in psoriasis patients at the dermatology and
venereology clinic of RSUP Dr. Sardjito
Yogyakarta,
with a moderate correlation.
Kata Kunci : tingkat kecemasan, kualitas hidup, psoriasis