Laporkan Masalah

Konsep Pedoman Hidup dalam Kesenian Laras Madya di Sleman Ditinjau dari Teori Worldview Michael Kearney

Raehan Mahardika, Dr. Dra. Sartini, M.Hum.; Drs. Budisutrisna, M.Hum.

2026 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Kesenian Laras Madya merupakan ekspresi kebudayaan yang lahir dari sintesis antara tradisi Jawa dan nilai spiritualitas Islam di Sleman. Sebagai bagian dari kebudayaan, Laras Madya memuat filosofi hidup yang menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek material dan spiritual. Pengaruh globalisasi dan modernisasi telah mengubah pola hidup masyarakat menjadi individualistis serta materialistis, sehingga nilai-nilai dalam kesenian tradisional mulai mengalami penurunan minat. Dengan demikian, untuk menelusuri konsep pedoman hidup dalam kesenian Laras Madya digunakan teori worldview Michael Kearney yang membedah struktur kognitif manusia dalam mengorganisasikan realitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep pedoman hidup dalam syair dan menurut pelaku kesenian Laras Madya di Sleman, serta menganalisis kesenian tersebut dalam tinjauan teori worldview Michael Kearney. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif melalui studi lapangan dengan pendekatan fenomenologi yang menggabungkan data lapangan dan data pustaka. Analisis untuk memperoleh hasil pada penelitian ini menggunakan unsur metodis berupa koherensi intern, deskripsi, holistika, interpretasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, pedoman hidup dalam syair berpusat pada pitutur kautaman yang mengatur hubungan vertikal dengan Tuhan, horizontal antarmanusia, dan alam. Kedua, pelaku memaknai Laras Madya sebagai laku spiritual dan instrumen kohesi sosial (guyub rukun). Ketiga, analisis worldview menemukan klasifikasi realitas biner dunia-akhirat, konstruksi ruang dunia instrumental, waktu linier eskatologis, kausalitas personalistik, serta relasi self-other yang menempatkan manusia sebagai hamba di hadapan Tuhan. Dengan demikian, Laras Madya berfungsi sebagai pedoman hidup fungsional yang menjamin stabilitas kognitif dan keseimbangan eksistensial para pelakunya.

Laras Madya is a cultural expression born from the synthesis of Javanese tradition and Islamic spirituality in Sleman. As a part of culture, Laras Madya embodies a life philosophy that emphasizes the importance of balance between material and spiritual aspects. The influence of globalization and modernization has shifted societal life patterns toward individualism and materialism, causing a decline in interest in traditional arts. Consequently, Michael Kearney's worldview theory is utilized to explore the concepts of life guidance within Laras Madya, as it dissects the cognitive structures humans use to organize reality. The objective of this research is to describe the concept of life guidance in the lyrics and from the perspective of Laras Madya practitioners in Sleman, and to analyze the art form through the lens of Michael Kearney's worldview theory. This research is qualitative descriptive, based on field studies using a phenomenological approach that integrates field data and library data. The analysis to obtain results in this study utilizes methodical elements such as internal coherence, description, holistics, interpretation, and reflection. The research results indicate three main findings. First, the concept of life guidance in the lyrics centers on pitutur kautaman (virtuous advice) that regulates vertical relations with God, horizontal relations among humans, and relations with nature. Second, practitioners perceive Laras Madya as a spiritual practice (laku spiritual) and an instrument of social cohesion (guyub rukun). Third, the worldview analysis reveals a binary classification of reality between the world and the afterlife, a construction of worldly space as instrumental, eschatological linear time, personalistic causality, and a self-other relationship that positions the human as a servant before God. Thus, Laras Madya functions as a functional life guide that ensures cognitive stability and existential balance for its practitioners.

Kata Kunci : Laras Madya Sleman, pitutur, pedoman hidup, worldview, Michael Kearney

  1. S1-2026-477482-abstract.pdf  
  2. S1-2026-477482-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-477482-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-477482-title.pdf