Laporkan Masalah

Analisis Advokasi Kebijakan Sistem Guna Ulang (Reuse) sebagai Solusi Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Indonesia: Studi Kasus Dietplastik Indonesia

Hanin Nadhifa, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P.

2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Permasalahan plastik sekali pakai di Indonesia merupakan isu lingkungan yang mendesak. Indonesia tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia sehingga diperlukan stratagi maupun kebijakan yang berorientasi pada pencegahan di hulu. Salah satu pendekatan yang semakin berkembang adalah sistem guna ulang (reuse system) yang dinilai lebih efektif dibandingkan daur ulang. Dalam konteks ini, Dietplastik Indonesia sebagai organisasi non pemerintah (NGO) menjadi aktor penting yang mendorong perubahan melalui advokasi kebijakan terkait penerapan guna ulang sebagai solusi pengurangan plastik sekali pakai di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Dietplastik Indonesia sebagai NGO dalam mendorong penerapan kebijakan sistem guna ulang melalui analisis input, aktivitas, dan hasil awal (proximal outcomes) dari upaya advokasi kebijakan yang dilakukan. Untuk mengkaji hal tersebut, penelitian menggunakan kerangka kerja advokasi kebijakan dari Gen & Wright. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendeketan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dietplastik Indonesia memiliki seluruh input untuk mendukung aktivitas advokasi kebijakan, yang mencakup (1) sense of agency, (2) sumber daya manusia (SDM) dan hubungan dalam organisasi, (3) pengetahuan dan keterampilan khusus, serta (4) sumber daya finansial. Adapun aktivitas advokasi kebijakan yang dilakukan, meliputi (1) melibatkan dan memobilisasi publik, (2) membangun koalisi dan jejaring, (3) menarik pembuat keputusan, (4) kampanye informasi, (5) upaya reformasi, dan (6) pemantauan kebijakan. Penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan dalam proses advokasi kebijakan, baik dari sisi internal maupun eksternal organisasi. Meskipun demikian, Dietplastik Indonesia berhasil mencapai hasil awal (proximal outcomes) yang menunjukkan dampak positif dari upaya advokasinya. 

The issue of single-use plastics in Indonesia is an urgent environmental concern. Indonesia is the second largest contributor of plastic waste in the world, therefore here is a need for a policy or strategy that focus on upstream prevention. One approach that is increasingly developing is the reuse system, which is considered more effective than recycling. In this context, Dietplastik Indonesia as a non-governmental organization (NGO) is a key actor driving change through policy advocacy related to the implementation of reuse as a solution to reduce single-use plastics in Indonesia. This study aims to understand the role of Dietplastik Indonesia as an NGO in promoting the implementation of reuse system policies through an analysis of the inputs, activites, and proximal outcomes of its policy advocacy. To examine this, the study uses the policy advocacy framework developed by Gen and Wright. This study uses a qualitative method with a case study approach. The findings of the research show that Dietplastik Indonesia has all the inputs that support policy advocacy activities, including (1) a sense of agency, (2) people and relationships, (3) specialized knowledge and skills, and (4) material resources. The policy advocacy activities carried out include (1) engaging and mobilizing the public, (2) building coalitions and networks, (3) engaging decision makers, (4) information campaigning, (5) reform efforts, and (6) policy monitoring. This study also identified several challenges in the policy advocacy process, both internal and external to the organization. Nevertheless, Dietplastik Indonesia has successfully achievied proximal outcomes that demonstrate the positive impact of its advocacy efforts.

Kata Kunci : Advokasi Kebijakan, NGO, Dietplastik Indonesia, Plastik Sekali Pakai, Sistem Guna Ulang

  1. S1-2026-503151-abstract.pdf  
  2. S1-2026-503151-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-503151-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-503151-title.pdf