Analisis Tembang Kudangan Orang Tua Ke Anak
Hafidh Ahmad Haritama, Imam Prakoso, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA
Penelitian dengan teori stilistika ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya bahasa yang digunakan pada tembang kudangan. Penelitian ini juga menggunakan teori morfologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi pembentukan dan analisis struktur kata, juga teori sintaksis yang bertujuan untuk mengidentifikasi struktur kalimat hingga menjelaskan hubungan antarunsur. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada narasumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat gaya bahasa yang terkandung di tembang kudangan dalam aspek bunyi dan pemilihan diksi. Dalam hal aspek bunyi ditemukan purwakanthi guru swara, purwakanthi guru sastra, dan purwakanthi lumaksita. Dalam hal pemilihan diksi ditemukan rura basa, tembung plutan, eponim, dan kiasmus. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam tembang kudangan mengandung gaya bahasa yang difungsikan untuk menciptakan keindahan dalam setiap lirik yang terkandung dalam tembang kudangan.
Penelitian ini juga menunjukkan hasil bahwa terdapat proses morfologi dan sintkasis berupa afiksasi, reduplikasi, frasa, dan klausa. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam tembang kudangan memiliki kata yang mengandung makna gramatikal dan juga unsur kebahasaan yang beragam.
This study, which employs stylistic theory, aims to identify the language styles used in tembang kudangan. It also utilizes morphological theory to analyze word formation and structure, as well as syntactic theory to identify sentence structures and explain the relationships between their elements. The research method applied is qualitative descriptive research, with data collected through interviews with informants.
The results of this study indicate that tembang kudangan contains various language styles in terms of sound and diction choices. Regarding sound aspects, the study found the presence of purwakanthi guru swara, purwakanthi guru sastra, and purwakanthi lumaksa. In terms of diction, it identified rura basa, tembung plutan, eponyms, and chiasmus. These findings suggest that tembang kudangan incorporates stylistic features that serve to enhance the aesthetic quality of each lyric within the songs.
Furthermore, the study also reveals morphological and syntactic processes such as affixation, reduplication, as well as the presence of phrases and clauses. These findings indicate that tembang kudangan contains words with grammatical meanings and diverse linguistic elements.
Kata Kunci : gaya bahasa, morfologi, sintaksis, tembang kudangan.