Laporkan Masalah

ANALISIS RESEPSI PENONTON TERHADAP TEMA QUEER RELIGIUS DALAM TRAILER SERIAL DRAMA “TICKET TO HEAVEN” DI CHANNEL YOUTUBE @GMMTV OFFICIAL

Sarwindah Dwi Yuntari, Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A.

2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Ditengah masifnya perkembangan popularitas Thai Boys Love secara global, GMMTV baru saja merilis trailer serial drama Ticket to Heaven (2024) yang seketika mencuri perhatian penontonnya. Serial ini mengusung tema romansa Queer dan Religi agama Katolik sehingga dianggap sebagai karya GMMTV paling berani dan kontroversial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana resepsi penonton sebagai audiens aktif terhadap tema Queer Religius yang disajikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode analisis resepsi Sonia Livingstone yang memahami proses pembuatan makna dan partisipasi produksi dan reproduksi makna oleh audiens aktif ketika mengonsumsi suatu tayangan media. Selain itu, digunakan Queer Theory untuk menelaah isu kehidupan kelompok Queer di ranah non-normatif. Penelitian ini menggunakan paradigma Interpretif. Subjek penelitian adalah informan yang dipilih dengan beberapa kriteria yang ditetapkan, yakni mahasiswa dengan beragam agama, pernah menonton trailer “Ticket to Heaven”, memiliki keragaman latar belakang budaya (etnis), berasal dari kelompok homoseksual dan heteroseksual, memiliki pengetahuan mengenai serial drama Boys Love dan memiliki akses terhadap informasi mengenai Boys Love. Objek penelitian adalah interpretasi terhadap tema Queer Religius oleh penonton. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara mendalam dengan enam informan dan teks dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan memaknai tema Queer Religius dalam trailer Ticket to Heaven secara beragam, dipengaruhi oleh religiusitas, pengalaman menonton, dan nilai sosial budaya. Sebagian melihatnya sebagai refleksi realistis atas dilema iman dan seksualitas, sementara yang lain melihatnya sebagai bentuk keberanian yang masih menyisakan batas moral dan etika agama. Penelitian ini juga menemukan partisipasi aktif audiens melalui diskusi dan interaksi di media sosial yang menunjukan keterlibatan mereka, meskipun didominasi di ranah privat. Temuan ini menegaskan bahwa media dapat menjadi ruang dialog antara iman, identitas, dan penerimaan sosial yang lebih inklusif.

Amid the global rise of Thai Boys’ Love, GMMTV’s newly released trailer for Ticket to Heaven (2024) quickly captured public attention. Featuring a bold combination of Queer romance and Catholic religious themes, the series is considered one of GMMTV’s most daring and controversial works. This descriptive qualitative study examines audience responses and interpretation of the Queer-Religious theme using Sonia Livingstone’s receptions analysis model, emphasizing on active audience’s participation in producing and reproducing media content’s meaning. Queer Theory is also applied to explore non-normative Queer experiences. Using an Interpretive paradigm, the study applied several criterias for selecting informants, that is university students from diverse cultural backgrounds (ethnicity) & religion who had viewed the trailer, come from homosexual and heterosexual groups, have knowledge about the Boys Love drama series, and have access to information about Boys Love. Data were collected through in-depth interviews with six informants and document analysis. The research contributes to Communication Studies, particularly in Sonia Livingstone’s reception analysis and Queer Theory within drama series. The findings show that the informants interpret the Queer Religious theme in the Ticket to Heaven trailer in diverse ways, influenced by their religiosity, viewing experience, and sociocultural values. Some perceive it as a realistic reflection of the inner conflict between faith and sexuality, while others view it as a bold portrayal that still maintains moral and ethical boundaries of religion. The study also reveals active audience participation through discussions and interactions on social media, though largely occurring in private spaces. These findings highlight how media can serve as a platform for dialogue between faith, identity, and a more inclusive social acceptance.

Kata Kunci : Queer, Analisis Resepsi, Queer Theory, Audiens Aktif

  1. S1-2025-498075-abstract.pdf  
  2. S1-2025-498075-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-498075-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-498075-title.pdf