KAJIAN KURATORIAL SENI PERTUNJUKAN DALAM EVENT LANGEN BEKSAN NEMLIKURAN: SEBUAH UPAYA KONSERVASI TARI TRADISI
Rika Amalia Putri, Dr. Bambang Pudjasworo, S.ST. M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
Penelitian ini berusaha mengkaji salah satu model untuk penerapan sistem kuratorial dalam konteksnya pada seni pertunjukan tari tradisi. Penelitian ini berusaha menganalisis praktik penerapan kuratorial yang sekiranya cocok untuk digunakan pada pementasan seni pertunjukan tari tradisi. Melalui event rutin Langen Beksan Nemlikuran yang telah menerapkan sistem pemeliharaan dan pemaknaan kembali seni tari tradisi, yang pada akhirnya dimaknai oleh peneliti sebagai kerja kuratorial. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi, sehingga memungkinkan peneliti untuk mencari informasi yang lebih komprehensif terhadap analisis kuratorial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis curatorial practice untuk mengungkap praktik kuratorial yang tepat pada seni tari tradisi. Diterapkannya sistem kuratorship untuk menjaga kualitas tarian merupakan upaya konservasi seni tari tradisi. Penelitian ini dilakukan peneliti untuk mengetahui latar belakang pemikiran berdirinya event tersebut dan latar belakang diterapkannya kuratorship pada event tersebut. Penelitian secara observasi dan studi lapangan dilakukan selama enam bulan sejak November 2024 hingga April 2025, sedangkan studi dokumentasi dan studi pustaka dilakukan untuk menggali sejarah berdirinya event Langen Beksan Nemlikuran, dan menemukan teori pada praktik kuratorship yang diimplementasikan. Hasil analisis menunjukan bahwa ada relasi antara dinamika kelembagaan dengan sistem kuratorial yang diterapkan, juga terdapat relevansi yang kuat akan penerapan kuratorial menimbulkan dampak yang signifikan terhadap upaya konservasi seni tari tradisi, khususnya pada pelestarian bentuk dan makna, juga pada konsistensi pertunjukan dikalangan masyarakat umum.
Penelitian ini berusaha mengkaji salah satu model untuk penerapan sistem kuratorial dalam konteksnya pada seni pertunjukan tari tradisi. Penelitian ini berusaha menganalisis praktik penerapan kuratorial yang sekiranya cocok untuk digunakan pada pementasan seni pertunjukan tari tradisi. Melalui event rutin Langen Beksan Nemlikuran yang telah menerapkan sistem pemeliharaan dan pemaknaan kembali seni tari tradisi, yang pada akhirnya dimaknai oleh peneliti sebagai kerja kuratorial. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi, sehingga memungkinkan peneliti untuk mencari informasi yang lebih komprehensif terhadap analisis kuratorial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis curatorial practice untuk mengungkap praktik kuratorial yang tepat pada seni tari tradisi. Diterapkannya sistem kuratorship untuk menjaga kualitas tarian merupakan upaya konservasi seni tari tradisi. Penelitian ini dilakukan peneliti untuk mengetahui latar belakang pemikiran berdirinya event tersebut dan latar belakang diterapkannya kuratorship pada event tersebut. Penelitian secara observasi dan studi lapangan dilakukan selama enam bulan sejak November 2024 hingga April 2025, sedangkan studi dokumentasi dan studi pustaka dilakukan untuk menggali sejarah berdirinya event Langen Beksan Nemlikuran, dan menemukan teori pada praktik kuratorship yang diimplementasikan. Hasil analisis menunjukan bahwa ada relasi antara dinamika kelembagaan dengan sistem kuratorial yang diterapkan, juga terdapat relevansi yang kuat akan penerapan kuratorial menimbulkan dampak yang signifikan terhadap upaya konservasi seni tari tradisi, khususnya pada pelestarian bentuk dan makna, juga pada konsistensi pertunjukan dikalangan masyarakat umum.
Kata Kunci : Langen Beksan Nemlikuran, Tari Tradisi, Kuratorial, Konservasi