Bertahan Dalam Tekanan: Inovasi Frugal Sebagai Strategi Keberlanjutan Usaha Mikro Di Tengah Keterbatasan
FRANSISKUS VIKTOR ERLIE, Rocky Adiguna, S.E., M.Sc., Ph.D.,
2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN
Penelitian ini menganalisis pengaruh keterbatasan sumber
daya, efisiensi biaya, dan permintaan pasar terhadap keberlanjutan usaha mikro
di Indonesia melalui frugal innovation (inovasi frugal), serta
menguji peran kemampuan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku usaha
mikro di Provinsi Jawa Tengah, dan data dianalisis menggunakan Partial Least
Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
Hasil penelitian menunjukkan keterbatasan sumber daya dan
permintaan pasar berpengaruh positif signifikan terhadap inovasi frugal
dan keberlanjutan usaha mikro. Sebaliknya, efisiensi biaya tidak memberikan
pengaruh signifikan terhadap inovasi frugal maupun keberlanjutan usaha.
Inovasi frugal berperan penting dalam menjembatani pengaruh keterbatasan
sumber daya dan permintaan pasar terhadap keberlanjutan usaha, menunjukkan
bahwa inovasi frugal menjadi strategi adaptif bagi pelaku usaha mikro di
tengah tekanan lingkungan dan keterbatasan modal. Selain itu, kemampuan
organisasi memperkuat hubungan antara inovasi frugal dan keberlanjutan
usaha mikro, menegaskan bahwa kapasitas internal menjadi faktor kunci dalam
mengoptimalkan inovasi yang efisien dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa inovasi frugal dan kemampuan organisasi merupakan pendorong utama keberlanjutan usaha mikro di tengah keterbatasan sumber daya, sementara efisiensi biaya belum menunjukkan peran signifikan dalam konteks tersebut.
This study analyzes the effects of resource constraints,
cost efficiency, and market demand on the sustainability of micro enterprises
in Indonesia through frugal innovation, and examines the moderating role of
organizational capability. A quantitative approach was applied using survey
data from micro enterprises in Central Java, analyzed through Partial Least
Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
The results indicate that resource constraints and market
demand have significant positive effects on frugal innovation and business
sustainability, whereas cost efficiency shows no significant influence. Frugal
innovation serves as a key mechanism linking resource constraints and market
demand with business sustainability, highlighting its role as an adaptive
strategy for micro enterprises facing limited resources and market pressures.
Moreover, organizational capability strengthens the effect of frugal innovation
on business sustainability, demonstrating the importance of internal capacity
in optimizing efficient and sustainable innovation.
Overall, the findings emphasize that frugal innovation and organizational capability are vital factors in sustaining micro enterprises amid resource constraints, while cost efficiency does not exhibit a significant empirical contribution.
Kata Kunci : inovasi frugal, usaha mikro, keterbatasan sumber daya, efisiensi biaya, permintaan pasar, kemampuan organisasi, keberlanjutan bisnis.