Laporkan Masalah

Dari Norma Global ke Kebijakan Lokal: Pengaruh UN Women dalam Desain Program Pelatihan Keterampilan Kerja Nasional India (PMKVY) 3.0

Irene Kusuma Palmarani, Dr. Rochdi Mohan Nazala, MSA., M.Litt.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana norma global mengenai pengembangan keterampilan digital responsif gender yang dipromosikan UN Women, memengaruhi desain kebijakan pelatihan keterampilan kerja nasional di India melalui studi kasus Pradhan Mantri Kaushal Vikas Yojana (PMKVY) 3.0. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dan teori norm translation, penelitian ini menelusuri bagaimana nilai global tersebut diterjemahkan ke dalam kebijakan nasional melalui tahap into discourse, into law, dan into implementation. Setiap tahap merupakan proses interaksi yang kompleks antara UN Women dengan aktor-aktor domestik yang memiliki kepentingan masing-masing melalui proses negosiasi, kontestasi, dan kontekstualisasi. Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh UN Women muncul melalui mekanisme translasi norma yang bersifat negosiatif, bukan melalui intervensi langsung. Hasilnya berupa reinterpretasi nilai-nilai global ke dalam desain kebijakan PMKVY 3.0 melalui pengembangan modul literasi digital dan komponen Special Projects untuk perempuan. Dalam implementasinya, terjadi proses reshaping yang disesuaikan kembali dengan kondisi lokal saat dipraktikkan di lapangan. Proses ini menjadikan PMKVY 3.0 sebagai ruang konstruksi sosial yang memadukan nilai global dengan realitas lokal. 

This study aims to explain how global norms concerning gender-responsive digital skills development promoted by UN Women influence the design of India's national skill training policy, using the Pradhan Mantri Kaushal Vikas Yojana (PMKVY) 3.0 as a case study. Employing a constructivist approach and the theory of norm translation, this research traces how these global values are translated into national policy through the stages of: translation into discourse, into law, and into implementation. Every stage represents a complex process of interaction between UN Women and domestic actors with their respective interests, involving negotiation, contestation, and contextualization. The study demonstrates that UN Women's influence emerges through a negotiation norm translation mechanism rather than direct intervention. This results in the reinterpretation of global values into the policy design of PMKVY 3.0 through the development of digital literacy modules and the Special Projects component for women. During implementation, a reshaping process occurs, readjusting policies to fit local conditions as practiced in the field. This process makes PMKVY 3.0 a social construct that blends global values with local realities.

Kata Kunci : UN Women, PMKVY 3.0, India, norm translation, keterampilan digital, gender, kebijakan pelatihan

  1. S2-2025-548595-abstract.pdf  
  2. S2-2025-548595-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-548595-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-548595-title.pdf