ANALISIS KESIAPAN TRANSFORMASI DIGITAL PERUSAHAAN PT BFI FINANCE INDONESIA, Tbk
TONI HANAFIR NANDA, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
PT BFI Finance Indonesia Tbk, merupakan sebuah
perusahaan pembiayaan dengan pengalaman lebih dari 43 tahun di Indonesia.
Transformasi digital merupakan langkah yang diambil oleh perusahaan untuk
menjawab tantangan kemajuan teknologi digital yang signifikan di sektor
keuangan, yang menuntut perusahaan untuk beradaptasi dan tetap relevan.
Meskipun PT BFI Finance telah memprioritaskan transformasi digital sejak tahun
2023, implementasi yang dilakukan masih belum optimal, dan beberapa kendala
masih ditemukan. Hal ini terlihat dari adanya pandangan karyawan yang merasa
bahwa perubahan ini justru menimbulkan kesulitan karena harus beradaptasi
dengan pola kerja yang baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi tingkat kematangan (maturity
level) transformasi digital perusahaan dan kesiapan karyawan (change readiness) dalam menghadapi
perubahan tersebut
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang
didukung dengan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara
dengan pihak internal yang terlibat dalam proses transformasi digital.
Sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan kuesioner kepada 30 sampel
karyawan. Tingkat kematangan transformasi digital diukur menggunakan kerangka Indonesia Industry 4.0 Readiness Index
(INDI 4.0) yang terdiri dari lima pilar utama: Manajemen dan Organisasi, Orang
dan Budaya, Produk dan Layanan, Teknologi, dan Operasi Pabrik. Sementara itu,
kesiapan perubahan karyawan diukur menggunakan Change Readiness Index.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan
transformasi digital PT BFI Finance berada pada skor rata-rata 3.6 dari skala
5, yang menempatkan perusahaan pada tahapan Performing.
Capaian ini didukung oleh performa yang kuat pada pilar teknologi dan
operasional (masing-masing skor 4), menunjukkan bahwa infrastruktur teknis dan
proses bisnis inti sudah matang. Namun, ada ruang perbaikan pada pilar
manajemen dan organisasi (skor 3), yang mengindikasikan bahwa tata kelola dan
budaya transformasi digital belum sepenuhnya terintegrasi. Sementara itu,
Indeks Kesiapan Perubahan karyawan menunjukkan skor rata-rata yang tinggi yaitu
4.76, menandakan bahwa karyawan memiliki tingkat kesiapan yang baik untuk
mendukung inisiatif transformasi digital. Hal ini mencerminkan optimisme dan
kepercayaan kolektif yang menjadi kunci keberhasilan perusahaan di masa depan.
PT BFI
Finance Indonesia Tbk is a financing company with over 43 years of experience.
Digital transformation is a step taken by the company to address the
significant technological advancements in the financial sector, which demand
companies to adapt and remain relevant. Although PT BFI Finance has prioritized
digital transformation since 2023, the implementation is still not optimal, and
some obstacles are still found. This is evidenced by the view of employees who
feel that these changes actually create difficulties as they have to adapt to
new work patterns. Therefore, this study aims to identify the company's digital
transformation maturity level and employee change readiness in facing these
changes.
This research
uses a qualitative approach supported by quantitative data. Qualitative data
was obtained through interviews with internal parties involved in the digital transformation
process. Quantitative data was collected using a questionnaire given to 30
employee samples. The digital transformation maturity level was measured using
the Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) framework, which consists
of five main pillars: Management and Organization, People and Culture, Products
and Services, Technology, and Factory Operations. Meanwhile, employee change
readiness was measured using the Change Readiness Index.
The results
show that the digital transformation maturity level of PT BFI Finance is at an
average score of 3.6 out of a 5-point scale, which places the company at the
Performing stage. This achievement is supported by strong performance in the
technology and operational pillars (each scoring 4), indicating that the
technical infrastructure and core business processes are mature. However, there
is room for improvement in the management and organization pillar (score 3),
which indicates that the governance and culture of digital transformation have
not been fully integrated. Meanwhile, the Employee Change Readiness Index shows
a high average score of 4.76, indicating that employees have a good level of
readiness to support digital transformation initiatives. This reflects a
collective optimism and trust that will be key to the company's future success.
Kata Kunci : Transformasi Digital, perkembangan teknologi, maturity level, change readiness index, INDI 4.0