Laporkan Masalah

Studi Komparatif Jejak Pakai pada Beliung dan Bakal Beliung (Plank) Koleksi Museum Song Terus, Pacitan

Nurvania Rachmah, Dr. Mahirta, M.A.

2025 | Skripsi | ARKEOLOGI

Penelitian ini membahas mengenai jejak pakai pada beliung dan bakal beliung koleksi Museum Song Terus, Pacitan, Jawa Timur. Pacitan menjadi salah satu bagian dari Gunung Sewu di sisi timur, wilayah ini dipandang sebagai tempat perbengkelan atau tempat produksi alat batu serta melahirkan budaya Pacitanian. Salah satu tinggalan yang cukup masif di Pacitan yakni tinggalan dari masa Neolitik berupa beliung. Temuan beliung dari situs-situs Neolitik di Pacitan saat ini disimpan di Museum Song Terus, hasil hibah dari BPK XI yang sebelumnya disimpan di Museum Buwono Keling dengan data sederhana seperti data lokasi, ukuran, dan deskripsi sederhana hasil identifikasi kasat mata. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk memahami fungsi antara beliung dan bakal beliung berdasarkan tipologi untuk menggambarkan aktivitas subsistensi masyarakat prasejarah, sekaligus merekonstruksi kemungkinan model pengikatan gagang yang paling sesuai.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan penalaran deduktif. Data yang digunakan merupakan 20 sampel bakal beliung dan beliung dari koleksi Museum Song Terus. Data tersebut dilakukan analisis melalui dua tahap utama: (1) Analisis makroskopis untuk mengklasifikasikan sampel berdasarkan tipe, dimensi, warna, dan bahan baku; (2) Analisis mikroskopis untuk mengidentifikasi variasi luka dan striasi pada pada bagian tajaman dan permukaan badan alat. Berdasarkan hasil analisis 20 sampel koleksi beliung dari sembilan situs Neolitik di Pacitan yang dilakukan menunjukkan bahwa tipologi beliung di Pacitan memiliki variasi tipologis pada koleksi beliung mencerminkan perbedaan fungsi alat yang sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya. Hasil juga menunjukkan adanya indikasi pengikatan pada beliung dan memiliki model pengikatan yang bervariasi. Sebaliknya, temuan kontras terlihat pada bakal beliung yang secara konsisten tidak menunjukkan jejak pengikatan sehingga memperkuat hipotesis bahwa bakal beliung (preform) memang belum dianggap sebagai alat fungsional.

This study discusses the traces of use on adzes and rough preform adzes in the collection of the Song Terus Museum, Pacitan, East Java. Pacitan is part of Gunung Sewu on the eastern side, an area considered to be a workshop or production site for stone tools and the birthplace of Pacitanian culture. One of the most significant relics in Pacitan is the Neolithic adze. The adzes found at Neolithic sites in Pacitan are currently stored at the Song Terus Museum, donated by BPK XI, which were previously stored at the Buwono Keling Museum with simple data such as location, size, and a simple description based on visual identification. The purpose of this research is to understand the function of adzes and rough preform adzes based on typology to describe the subsistence activities of prehistoric communities, as well as to reconstruct the most appropriate possible handle attachment model.

This study uses a descriptive qualitative method with deductive reasoning. The data used consists of 20 samples adze and rough preform adze from the Song Terus Museum's adze collection. The data was analyzed in two main stages: (1) Macroscopic analysis to classify samples based on type, dimensions, color, and raw material; (2) Microscopic analysis to identify variations in cuts and striations on the cutting edge and surface of the tool body. Based on the results of the analysis of 20 adze samples from nine Neolithic sites in Pacitan, it was found that the typology of adzes in Pacitan has typological variations in the adze collection, reflecting differences in the functions of the tools according to their functional needs. The results also indicate the presence of binding on the adzes and a variety of binding models. In contrast, a contrasting finding was observed in the rough preform adzes, which consistently showed no traces of binding, thereby strengthening the hypothesis that rough preform adzes were not yet considered functional tools.

Kata Kunci : Beliung, Jejak pakai, Pengikatan gagang, Gunung Sewu, Museum Song Terus

  1. S1-2025-483035-abstract.pdf  
  2. S1-2025-483035-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-483035-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-483035-title.pdf