STRATEGI PENGAKHIRAN PROGRAM CSR BUDIMAN OKE PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR DALAM KEBERLANJUTAN USAHA MAKRIFAH HERBAL DI KELURAHAN LOKTUAN, KOTA BONTANG
Reski Anggita Harahap, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si.
2025 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Program Corporate Social Responsibility (CSR) berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat, namun keberlanjutan manfaat program juga dipengaruhi oleh strategi pengakhiran yang diterapkan. Penelitian ini berfokus pada program CSR BUDIMAN OKE PT Pupuk Kalimantan Timur yang memberdayakan kelompok Makrifah Herbal sebagai usaha berbasis tanaman obat keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pengakhiran yang diterapkan oleh perusahaan serta menilai keberlanjutan usaha setelah program CSR berakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan strategi pengakhiran untuk menganalisis penerapan strategi perusahaan dalam mendukung kemandirian kelompok, serta pendekatan Sustainability Compass untuk menganalisis keberlanjutan usaha berdasarkan empat dimensi keberlanjutan. Kedua pendekatan ini saling melengkapi dalam memahami hubungan antara strategi pengakhiran program dan keberlanjutan usaha setelah program CSR berakhir.
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Loktuan, Kota Bontang, yang menjadi lokasi pelaksanaan program CSR BUDIMAN OKE. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Informan berjumlah 11 orang yang terdiri dari pihak perusahaan, kelompok Makrifah Herbal, pemerintah kelurahan, serta konsumen dan reseller. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Selain itu, penelitian ini juga menggambarkan konteks penelitian yang mencakup profil PT Pupuk Kalimantan Timur sebagai pelaksana program, kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Loktuan, serta perkembangan kelompok Makrifah Herbal sebagai penerima manfaat utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengakhiran dilaksanakan secara bertahap dan terencana melalui dua pendekatan utama phase down dan phase over. Tahapan ini dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kapasitas kelompok untuk mengurangi ketergantungan terhadap dukungan perusahaan, disertai dengan pengalihan tanggung jawab pengelolaan kepada kelompok seiring penguatan kelembagaan, hingga berakhirnya pendampingan pada tahun 2021 ketika kelompok dinilai telah mandiri. Strategi pengakhiran tersebut memperkuat kemandirian kelompok dalam menjalankan usahanya. Lebih lanjut, analisis berdasarkan pendekatan Sustainability Compass menunjukkan bukti keberlanjutan hasil program pada dimensi sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan. Meskipun terdapat tantangan seperti regenerasi anggota, keterbatasan modal, dan upaya menjaga loyalitas konsumen, kelompok mampu beradaptasi melalui berbagai strategi dan terus berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan keberlanjutan usaha Makrifah Herbal tidak semata ditentukan oleh strategi pengakhiran yang diterapkan, melainkan oleh efektivitas investasi sosial yang telah dibangun selama program berlangsung. Strategi pengakhiran berperan sebagai alat bantu yang memastikan investasi sosial tersebut berjalan terarah dan mendukung kemandirian kelompok setelah program berakhir.
Kata Kunci : CSR, strategi pengakhiran, keberlanjutan usaha, Makrifah Herbal, PT Pupuk Kalimantan Timur / CSR, exit strategy, business sustainability, Makrifah Herbal, PT Pupuk Kalimantan Timur