Hubungan Coping Flexibility dengan Stres Akademik pada Mahasiswa yang Aktif dalam Organisasi di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Gadjah Mada
Dela Anggraeni, Dwi Harjanto, S.Kp., M.Sc. ; Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., Ns., MAN., DNP. ; Yayu Nidaul Fithriyyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Onk.
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar
Belakang: Mahasiswa keperawatan yang aktif dalam organisasi memiliki banyak
tuntutan dari akademik maupun organisasi yang beresiko menyebabkan stres
akademik. Kemampuan coping flexibility dibutuhkan untuk menghadapi berbagai
tuntutan yang ada. Penelitian terkait hubungan coping flexibility dengan stres
akademik pada mahasiswa belum banyak diteliti.
Tujuan:
Mengetahui hubungan antara coping flexibility dengan stres akademik pada
mahasiswa keperawatan yang aktif dalam organisasi di Program Studi Ilmu
Keperawatan Universitas Gadjah Mada.
Metode:
Penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan rancangan cross sectional.
Sebanyak 118 mahasiswa yang aktif organiasi di PSIK UGM dipilih menjadi
responden dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan
data menggunakan kuesioner Coping Flexibility Scale-Revised dan Skala Stres
Akademik. Analisis penelitian menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil
Penelitian: Coping flexibility memiliki median sebesar 22,00. Rata-rata stres
akademik sebesar 91,32. Analisis uji korelasi antara coping flexibility dengan
stres akademik menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,169 dengan nilai
signifikansi (p-value) sebesar 0,068.
Kesimpulan:
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara coping flexibility dengan stres
akademik pada mahasiswa yang aktif dalam organisasi di Program Studi Ilmu
Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Perlu dipertimbangkan faktor seperti beban
organisasi, dukungan sosial, dan optimisme dalam mengelola stres akademik
mahasiswa.
Background:
Nursing students who are actively in organizations have a lot of demands from
both academic and organizational activities, which pose a risk of causing
academic stress. Coping flexibility is needed to deal the various demands.
Research about the correlation between coping flexibility and academic stress
among nursing students who actively in organization is still limited.
Objective:
To determine the correlation between coping flexibility and academic stress
among nursing students who are actively in organizations in the Nursing Science
Study Program at Universitas Gadjah Mada.
Methods:
This research was a quantitative analytical correlational study with
cross-sectional design. Total of 118 students actively in organizations at the
Nursing Science Study Program, Universitas Gadjah Mada, were selected as
respondents using the proportionate stratified random sampling. Data were
collected using The Coping Flexibility Scale-Revised and The Academic Stress.
Data were analyzed using Spearman’s Correlation Test.
Results: The median score of coping flexibility was 22.00, and the mean score of academic stress 91,32. The correlation analysis between coping flexibility and academic stress showed a correlation coefficient (r) of -0,0169 with a significancy (p-value) of 0,068.
Conclusion: There is no significant between coping flexibility and academic stress among students who are actively in organizations in the Nursing Science Study Program at Universitas Gadjah Mada. Factors such as organizational workload, social support, and optimism should be considered in managing students academic stress.
Kata Kunci : coping flexibility, mahasiswa keperawatan, organisasi mahasiswa, stres akademik