PERAN PLACE ATTACHMENT DALAM MENDORONG INTENSI WISATAWAN MEREKOMENDASIKAN TUNJUNGAN ROMANSA
Jihan Fitri Husniyah, Dr. Raden Rucitarahma Ristiawan, S.Par., M.Sc.
2025 | Skripsi | PARIWISATA
Dimensi emosional memiliki peran strategis dalam memahami
perilaku wisatawan, sehingga menjadi faktor krusial bagi pengelola destinasi
dalam merancang strategi pengalaman wisata yang tidak hanya memuaskan secara
fungsional tetapi juga menyentuh aspek emosional dan kognitif pengunjung. Dalam
konteks ini, place attachment menjadi sangat relevan karena terbukti
dapat memengaruhi intensi wisatawan merekomendasikan destinasi kepada orang
lain. Tunjungan Romansa sebagai destinasi wisata perkotaan yang menawarkan
perpaduan unik antara unsur-unsur modern dengan nilai-nilai historical,
memiliki potensi untuk membangun koneksi emosional mendalam. Penelitian ini
bertujuan memahami proses pembentukan place attachment berdasarkan
pengalaman wisatawan dan menganalisis perannya terhadap intensi wisatawan
merekomendasikan Tunjungan Romansa. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan eksploratif untuk mengeksplorasi pengalaman
subjektif wisatawan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengalaman wisatawan berhasil membentuk dimensi place identity melalui
makna personal Tunjungan Romansa, refleksi diri terhadap tempat, dan pengalaman
berkesan. Place dependence terbentuk melalui evaluasi wisatawan terhadap
kapasitas fungsional destinasi dalam memenuhi kebutuhan spesifik mereka sebagai
pengunjung. Place attachment yang telah terbentuk di Tunjungan Romansa
mendorong intensi untuk merekomendasikan dengan didukung oleh munculnya perasaan
emosional positif. Aspek keterikatan
emosional, kenyamanan destinasi, dan pengalaman berkesan menjadi faktor penguat
utama. Temuan ini membuktikan bahwa place attachment berperan signifikan
sebagai faktor pendorong intensi rekomendasi wisatawan, memberikan kontribusi
teoretis bagi pengembangan konsep pariwisata perkotaan dan implikasi praktis
untuk strategi manajemen destinasi wisata yang lebih efektif.
The emotional dimension plays a strategic role in
understanding tourist behavior, making it a crucial factor for destination
managers in designing tourism experience strategies that are not only
functionally satisfying but also address the emotional and cognitive aspects of
visitors. In this context, place attachment becomes highly relevant because it
has been proven to influence tourists' intention to recommend a destination to
others. Tunjungan Romansa, as an urban tourism destination that offers a unique
blend of modern elements and historical values, has the potential to build deep
emotional connections. This study aims to understand the process of place
attachment formation based on tourist experiences and analyze its role in
tourists' intention to recommend Tunjungan Romansa. The research method used is
exploratory qualitative to explore tourists' subjective experiences in depth.
The results show that tourist experiences successfully shape the dimension of
place identity through personal meaning of Tunjungan Romansa, self-reflection
on the place, and memorable experiences. Place dependence is formed through
tourists' evaluation of the functional capacity of the destination in meeting
their specific needs as visitors. The place attachment that has formed at
Tunjungan Romansa encourages the intention to recommend, supported by the
emergence of positive emotional feelings. The aspects of emotional attachment,
destination comfort, and memorable experiences are the main reinforcing
factors. These findings prove that place attachment plays a significant role as
a driving factor for tourists' recommendation intentions, providing theoretical
contributions to the development of urban tourism concepts and practical
implications for more effective tourism destination management strategies.
Kata Kunci : Place Attachment, Place Identity, Place Dependence, Intensi Rekomendasi