Gambaran Kecemasan Akademik Mahasiswa PSIK FK-KMK UGM dengan Kurikulum Kampus Merdeka
NURUL DIAH LESTARI, Totok Harjanto, S.Kep., Ns., M.Kes.; Sri Warsini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.
2025 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN
Latar belakang: Kurikulum Kampus merdeka merupakan penerapan dari kebijakan Program Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM) yang diterapkan oleh pemerintah. Selain dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, hal ini juga menyebabkan dampak negatif yang mempengaruhi kesehatan fisik dan mental mahasiswa seperti menyebabkan kecemasan akademik. Kecemasan akademik sering dialami mahasiswa keperawatan. Gambaran kecemasan akademik mahasiswa PSIK FK-KMK UGM dengan kurikulum Kampus Merdeka belum diketahui.
Tujuan: Mengetahui bagaimana gambaran kecemasan akademik mahasiswa PSIK FK-KMK UGM dengan kurikulum Kampus Merdeka.
Metode: Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Responden terdiri dari mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 dengan jumlah responden 152 mahasiswa. Kuesioner skala kecemasan akademik yang disusun oleh Ishtifa (2011) menggunakan google form digunakan untuk pengambilan data. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan uji Mann Whitney.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kecemasan akademik sedang pada domain psikologis, motorik, kognitif, dan somatik terutama pada domain psikologis (66,4-73,7%). Terdapat perbedaan skor kecemasan akademik yang signifikan dengan nilai p-value 0,013 pada mahasiswa PSIK tahun Angkatan 2022 dan 2023 pada domain kognitif.
Kesimpulan: Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan FK-KMK UGM mengalami kecemasan akademik sedang pada semua domain.
Background: The Independent Campus Curriculum (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka/MBKM) is a policy initiated by the Indonesian government to provide more flexible and student-centered learning. While it offers positive impacts, it may also have negative consequences affecting students’ physical and mental health, such as academic anxiety. Academic anxiety is commonly experienced by nursing students. However, the description of academic anxiety among nursing students at FK-KMK UGM under the Independent Campus Curriculum remains unknown.
Objective: This study aims to describe the academic anxiety among nursing students at FK-KMK UGM under the Independent Campus curriculum.
Method: This research was a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. Respondents consisted of 152 students from the 2022 and 2023 intakes. The academic anxiety scale questionnaire developed by Ishtifa (2011) using Google Forms was used for data collection. Data analysis was performed using univariate analysis and the Mann-Whitney test.
Results: The results showed that the majority of respondents experienced moderate academic anxiety in the psychological, motoric, cognitive, and somatic domains, particularly in the psychological domain (66,4-73,7%). There was a significant difference in academic anxiety scores with a p-value of 0,013 between PSIK students from the 2022 and 2023 intakes in the cognitive domain.
Conclusion: Nursing students at FK-KMK UGM experienced moderate academic anxiety in all domains.
Kata Kunci : kecemasan akademik, mahasiswa keperawatan, kurikulum kampus merdeka