Representasi Gender melalui Pakaian dalam Film: Analisis Semiotika Stereotipe Gender pada Karakter Barbie dan Ken di Film Barbie (2023)
Deandra Aflihandita Primandaru, Novi Kurnia, M.Si., M.A., Ph.D.
2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Stereotipe gender merupakan isu yang sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari dan telah menjadi bagian dari konstruksi sosial yang membentuk pandangan serta peran individu dalam berbagai aspek kehidupan. Konstruksi sosial ini memengaruhi bagaimana masyarakat melihat perbedaan antara laki-laki dan perempuan, yang pada akhirnya memengaruhi sikap dan tindakan mereka. Dalam konteks ini, pakaian berfungsi sebagai simbol budaya yang kuat, yang tidak hanya memnuhi fungsi praktis, tetapi juga berperan dalam mengomunikasikan identitas gender. Film Barbie (2023), sebagai salah satu karya budaya populer, menghadirkan representasi gender yang kompleks melalui karakter-karakternya, terutama dalam cara berpakaian yang ikonik dan penuh makna. Penelitian ini menganalisis bagaimana pakaian yang dikenakan oleh dua karakter utama, Barbie dan Ken, merepresentasikan stereotipe gender dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes dengan menerapkan tahapan denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini menggali makna yang lebih dalam dari simbol pakaian dalam film Barbie dan bagaimana simbol tersebut mencerminkan konstruksi sosial gender. Penelitian ini memahami pengaruh media audio visual, khususnya film, dalam membentuk persepsi gender dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan kontribusi untuk mendalami bagaimana film Barbie berperan dalam memperkuat atau menantang stereotipe gender melalui representasi pakaian, serta mengungkap dampak dari representasi tersebut terhadap norma sosial yang berlaku.
Gender stereotypes are issues that are deeply ingrained in everyday life and have become part of the social construct that shapes individuals' views and roles in various aspects of life. This social construct influences how society perceives the differences between men and women, which ultimately affects their attitudes and actions. In this context, clothing serves as a strong cultural symbol, not only fulfilling practical functions but also playing a role in communicating gender identity. The film Barbie (2023), as a piece of popular culture, presents a complex representation of gender through its characters, particularly in their iconic and meaningful ways of dressing. This study analyzes how the clothing worn by the two main characters, Barbie and Ken, represents gender stereotypes in the film. The research uses Roland Barthes' semiotic analysis approach by applying the stages of denotation, connotation, and myth. The study explores the deeper meanings of the clothing symbols in the film Barbie and how these symbols reflect the social construction of gender. This research acknowledges the influence of audiovisual media, especially film, in shaping gender perceptions in society. The study aims to contribute to the understanding of how Barbie plays a role in reinforcing or challenging gender stereotypes through clothing representation, as well as uncovering the impact of these representations on prevailing social norms.
Kata Kunci : Film, representasi, stereotipe gender, pakaian, analisis semiotika