Tingkat Kepuasan Pengunjung Wisata Terhadap Kualitas Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi di Objek Wisata Taman Hiburan Kids Fun Parcs Yogyakarta
Yeremia Christian, Surani Hasanati, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Kids Fun Parcs Yogyakarta merupakan salah satu taman hiburan tematik berbasis keluarga yang menjadi daya tarik wisata buatan unggulan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meskipun telah mengalami perkembangan signifikan sejak didirikan pada tahun 2005, destinasi ini masih menghadapi sejumlah permasalahan terkait kualitas aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A) yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis tingkat kepuasan pengunjung terhadap ketiga aspek tersebut dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 90 responden yang dipilih menggunakan metode incidental sampling. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji validitas dan reliabilitas, penghitungan Customer Satisfaction Index (CSI), serta Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terhadap aspek atraksi mencapai nilai CSI sebesar 86.73%, amenitas sebesar 83,08%, dan aksesibilitas sebesar 85,43% yang tergolong “Sangat Puas”. Namun, analisis IPA mengidentifikasi beberapa indikator prioritas utama perbaikan, antara lain kualitas warung makan atau kantin, kualitas toilet umum dan kualitas jalur ramah disabilitas yang memiliki tingkat kepentingan tinggi namun kepuasannya masih di bawah ekspektasi yang menjadikannya sebagai faktor utama kepuasan pelanggan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola dalam menyusun strategi peningkatan kualitas pelayanan wisata yang lebih tepat sasaran, serta mendukung pengembangan destinasi wisata buatan secara berkelanjutan di kawasan sub-urban Yogyakarta.
Kids Fun Parcs Yogyakarta is a family-oriented thematic amusement park that serves as one of the leading artificial tourist attractions in Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. Although it has experienced significant development since its establishment in 2005, this destination still faces several hallenges related to the quality of accessibility, amenities, and attractions (3A), which may affect visitor satisfaction levels. This study aims to measure and analyze visitor satisfaction with these three aspects using a quantitative approach. Primary data were collected through questionnaires distributed to 90 respondents selected using the incidental sampling method. The analytical techniques employed include validity and reliability tests, calculation of the Customer Satisfaction Index (CSI), and ImportancePerformance Analysis (IPA). The results indicate that satisfaction levels reached a CSI score of 86.73% for attractions, 83.08% for amenities, and 85.43% for accessibility, all categorized as “Very Satisfied.” However, the IPA analysis identified several key indicators requiring priority improvement, namely the quality of food stalls or canteens, the quality of public toilets, and the quality of disability-friendly pathways, which were rated as highly important but underperformed in terms of satisfaction, making them the main factors influencing customer satisfaction. These findings provide practical implications for management in formulating more targeted strategies to enhance tourism service quality, as well as supporting the sustainable development of artificial tourist destinations in Yogyakarta’s suburban area.
Kata Kunci : Kepuasan Pengunjung Wisata, Kids Fun Parcs Yogyakarta, Aksesibilitas, Amenitas, Atraksi.