Pengaruh Persepsi Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Kepribadian Hexaco Terhadap Kedisiplinan Prajurit Generasi Milenial TNI AD (Studi Kasus Pada Level Pimpinan Di Batalion Tempur Dan Bantuan Tempur)
I MADE MAHA YUDHIKSA, Dr. Pande Made Kutanegara M.Si;Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA;Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog
2025 | Disertasi | S3 STUDI KEBIJAKAN
Kedisiplinan prajurit milenial menjadi salah satu
elemen fundamental dalam keberhasilan organisasi militer seperti TNI AD. Namun,
dengan mayoritas prajurit generasi milenial yang memiliki karakteristik unik,
seperti keterbukaan terhadap teknologi dan kecenderungan individualis, penerapan
kedisiplinan memerlukan pendekatan kepemimpinan yang adaptif. Kepemimpinan
transformasional, dengan sifatnya yang menginspirasi dan memberdayakan, serta
pemahaman terhadap dimensi kepribadian, diyakini dapat menjadi strategi yang
efektif untuk meningkatkan kedisiplinan prajurit generasi milenial. Penelitian
ini mengkaji bagaimana persepsi gaya kepemimpinan transformasional mempengaruhi
kedisiplinan prajurit generasi milenial TNI AD.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method,
penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kedua variabel tersebut berinteraksi
dan berkontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan di kalangan prajurit. Mix
Method dilakukan dengan mengkolaborasikan data kuantitatif dan kualitatif,
dimana data kuantitatif diperoleh dengan menggunakan angket atau kuesioner yang
diisi oleh 362, dan melibatkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara pada
8 prajurit milenial tiap wilayah.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa persepsi
gaya kepemimpinan transformasional dan kepribadian prajurit berpengaruh
terhadap kedisiplinan prajurit milenial, namun persepsi gaya kepemimpinan
transformasional memiliki pengaruh yang lebih besar dari pada kepribadian. Hal
ini ditunjukan dari hasil uji hipotesis dengan F sebesar 19.071 dengan sig
0,000134. Lebih lanjut ditemukan bahwa gaya kepemimpinan memiliki peran lebih
besar dibandingkan dengan kepribadian HEXACO terhadap kedisiplinan. Hal ini
ditunjukan berdasarkan koefisien ? dari gaya kepemimpinan terhadap kedisiplinan
prajurit sebesar 0,307. Sementara itu koefisien ? dari kepribadian HEXACO
terhadap kedisiplinan prajurit milenial sebesar 0,107.
Dari hasil penelitian kualitatif menunjukkan persepsi gaya kepemimpinan yang berbeda-beda pada wilayah Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur. Para prajurit milenial wilayah barat mempersepsikan pemimpin yang ideal dengan melihat aspek integritas, inovasi, dan ketekunan. Pada wilayah Indonesia Tengah para prajurit mempersepsikan pemimpin yang ideal dengan menekankan aspek inklusif, partisipatif, dan memberikan perhatian personal. Sedangkan untuk wilayah timur, para prajurit mempersepsikan pemimpin yang ideal dengan menekankan pada aspek motivasi inspiratif, dukungan emosional, dan menjadi teladan.
The discipline of millennial soldiers is a fundamental
element in the success of military organizations such as the Indonesian Army
(TNI AD). However, with the majority of soldiers belonging to the millennial
generation—characterized by openness to technology and a tendency toward
individualism—discipline enforcement requires an adaptive leadership approach.
Transformational leadership, with its inspiring and empowering nature,
alongside an understanding of personality dimensions, is believed to be an effective
strategy for enhancing discipline among millennial soldiers. This study
examines how perceptions of transformational leadership style influence the
discipline of millennial soldiers in the Indonesian Army.
Employing a mixed-methods approach, this research
explores how these two variables interact and contribute to the improvement of
discipline among soldiers. The mixed-methods design integrates both
quantitative and qualitative data: quantitative data were obtained through
questionnaires completed by 362 respondents, while qualitative data were
gathered through interviews with eight millennial soldiers from different
regional commands.
The results indicate that both perceptions of
transformational leadership style and soldiers’ personality traits
significantly influence the discipline of millennial soldiers. However,
transformational leadership perception exerts a greater influence than
personality traits. This is demonstrated by hypothesis testing results, with an
F value of 19.071 and a significance level of 0.000134. Furthermore, the
findings reveal that leadership style plays a more substantial role than the
HEXACO personality dimensions in shaping discipline, as indicated by the
leadership style’s beta coefficient (? = 0.307) compared to the HEXACO
personality’s beta coefficient (? = 0.107).
Qualitative findings reveal regional variations in leadership perceptions across Western, Central, and Eastern Indonesia. Millennial soldiers in Western Indonesia perceive ideal leaders as those demonstrating integrity, innovation, and perseverance. In Central Indonesia, soldiers emphasize inclusive, participatory leadership with personal attention. Meanwhile, soldiers in Eastern Indonesia view ideal leaders as those who provide inspirational motivation, emotional support, and serve as role models.
Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kepribadian HEXACO, Kedisiplinan, Prajurit Generasi Milenial, TNI AD.