Kesesuaian Wacana Perusahaan Tambang Nikel dengan Lingkungan dan Masyarakat di Halmahera: Perspektif Ekolinguistik Kritis
Aris Romadhon, Dr. Merry Andriani, S.S., M.L.C.S.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini melakukan analisis
wacana terkait Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Weda Bay Nickel.
Tujuannya adalah menganalisis kesesuaian wacana TJSL perusahaan tambang PT Weda
Bay Nickel (WBN) dengan realita yang terjadi di lapangan dengan menggunakan
pisau analisis ekolinguistik. Terdapat tiga hal yang menjadi fokus dari
analisis penelitian ini, yaitu (1) mengetahui pola kebahasaan dan kecenderungan
pada wacana TJSL PT WBN, (2) mengetahui praktik tekstual pemberitaan media
massa Kompas.com terhadap perusahaan PT WBN, dan (3) mengetahui kesesuaian TJSL
PT WBN berdasarkan realita. ketiga hal tersebut dianalisis dengan menggunakan
teori ekolinguistik Stibbe (2021). Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan analisis wacana dalam perspektif
ekolinguistik kritis. Terdapat dua jenis data pada penelitian ini, yaitu data
primer dan sekunder. Data primer penelitian ini adalah wacana TJSL Pengembangan
Masyarakat pada laman website PT WBN
dan media massa Kompas.com
dengan pemberitaan mengenai PT WBN dari tahun 2020-2025. Data sekunder
penelitian ini adalah media nirlaba Mongabay dan UU TJSL. Data sekunder
digunakan untuk melihat kesesuaian wacana TJSL PT WBN dengan realita. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa PT WBN dalam wacana TJSL menganut ideologi wacana
beneficial, hal tersebut didukung oleh media Kompas dalam pemberitaan PT WBN
yang menunjukkan citra positif dari perusahaan, Kompas sedikit melakukan
pemberitaan terhadap PT WBN, selama tahun 2020-2025 ditemukan lima berita yang
memberitakan PT WBN secara khusus. Pada realitanya menunjukkan hal yang
bertentangan, temuan media Mongabay menunjukkan adanya pelanggaran yang
dilakukan PT WBN, hal tersebut bertentangan dengan Undang-undang No. 47 Tahun
2012 mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.
Penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan dalam memberlakukan kebijakan
dan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak sesuai antara program
TJSL dan praktik realitanya, dengan harapan masyarakat bisa lebih diperhatikan
dan tidak hanya memandang kebermanfaatan sebatas pendapatan ekonomi.
This research analyzes the discourse related to TJSL PT Weda Bay Nickel. The goal is to analyze the suitability of the Corporate Social Responsibility (CSR) discourse of the mining company PT Weda Bay Nickel (WBN) with the reality that occurs in the field using the ecolinguistic analysis knife. There are three things that are the focus of this research analysis: (1) knowing the linguistic patterns and trends in the TJSL discourse of PT WBN, (2) knowing the textual practices carried out by Kompas media in reporting PT WBN, and (3) knowing the coherence of PT WBN's TJSL based on reality. these three things are analyzed using Stibbe's (2021) ecolinguistic theory. The method used in this study is descriptive qualitative analysis using discourse analysis from a critical ecolinguistic perspective. There are two types of data in this study, namely primary and secondary data. The primary data for this study is the TJSL Community Development discourse on the PT WBN website and Kompas.com media with reports on PT WBN from 2020 to 2025. The secondary data for this study is the non-profit media Mongabay and the TJSL Law. Secondary data is used to see the suitability of PT WBN's TJSL discourse with reality. The results of the study show that PT WBN's TJSL discourse adheres to the ideology of beneficial discourse, which is supported by Kompas media in its reporting on PT WBN, which shows a positive image of the company. Kompas reported little on PT WBN; during 2020-2025, five news articles were found that specifically reported on PT WBN. However, the reality shows the opposite. Findings from the Mongabay media indicate violations committed by PT WBN, which are contrary to Law No. 47 of 2012 concerning the Social and Environmental Responsibility of Limited Liability Companies. This research is expected to be taken into consideration in implementing policies and supervision of companies whose TJSL programs do not match their actual practices, with the hope that the community will be given more attention and not only viewed in terms of economic benefits.
Kata Kunci : Kata Kunci: ekolinguistik kritis, analisis wacana, wacana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PT Weda Bay Nickel