Laporkan Masalah

STRUKTUR NARATIF KOMENTAR AUDIENS TERHADAP VIDEO MUSIK ‘GALA BUNGA MATAHARI’ DI YOUTUBE: PARADIGMA NARATIF WALTER FISHER

Ayu Dwi Purnama, Budi Irawanto, M.A., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Lagu ‘Gala Bunga Matahari’ menempati posisi teratas pada platform YouTube sejak diluncurkannya lagu tersebut pada 8 Agustus 2024 lalu. Dalam kurun waktu 2 minggu video klip lagu ini telah ditonton sebanyak 23 juta kali. Dampak emosional dari lagu ini terlihat jelas di kolom komentar YouTube bahwa ribuan komentar membanjiri kanal resmi Sal Priadi, didominasi oleh narasi positif yang berisi kisah kehilangan pribadi, dukungan, serta refleksi hidup. Salah satu faktor yang membuat “Gala Bunga Matahari” menonjol adalah kekuatan visual dan emosional yang disuguhkan dalam video musiknya. Pendengar yang meninggalkan komentar, serta mereka yang memberikan like atau pun balasan, menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya sekedar menyentuh emosi pribadi saja, tetapi juga lagu ini mampu mendorong mereka untuk berbagi, berinteraksi dengan pendengar lain, serta memperkuat koneksi emosional antara satu sama lain.Penelitian ini menelusuri bagaimana lagu “Gala Bunga Matahari” karya Sal Priadi membentuk ruang emosional kolektif melalui kolom komentar di YouTube. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori afeksi Sara Ahmed dan paradigma naratif Walter Fisher, penelitian ini menganalisis sepuluh komentar audiens yang mencerminkan pengalaman emosional seperti duka dan harapan. Komentar-komentar tersebut tidak hanya menjadi ekspresi pribadi, tetapi juga membentuk narasi bersama yang menciptakan keterhubungan antarpendengar. Temuan menunjukkan bahwa kolom komentar berfungsi sebagai ruang partisipatif tempat audiens saling menguatkan melalui cerita yang resonan secara emosional. Musik dalam konteks ini tidak sekadar hiburan, melainkan menjadi pemicu afeksi dan media untuk mengekspresikan pengalaman hidup. Narasi digital ini memperlihatkan bahwa audiens adalah subjek aktif yang turut membangun makna bersama dalam ruang publik daring.

Lagu "Gala Bunga Matahari" telah memuncaki platform YouTube sejak dirilis pada 8 Agustus 2024. Dalam dua minggu, video musiknya telah ditonton 23 juta kali. Dampak emosional lagu ini terlihat jelas di kolom komentar YouTube, di mana ribuan komentar membanjiri kanal resmi Sal Priadi, didominasi oleh narasi positif berisi kisah pribadi tentang kehilangan, dukungan, dan refleksi kehidupan. Salah satu faktor yang membuat "Gala Bunga Matahari" menonjol adalah kekuatan visual dan emosional yang dihadirkan dalam video musiknya. Pendengar yang meninggalkan komentar, suka, atau balasan menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya menyentuh emosi pribadi tetapi juga mendorong mereka untuk berbagi, berinteraksi dengan pendengar lain, dan memperkuat hubungan emosional satu sama lain. Studi ini mengeksplorasi bagaimana "Gala Bunga Matahari" karya Sal Priadi menciptakan ruang emosional kolektif melalui kolom komentar YouTube. Menggunakan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada teori afek Sara Ahmed dan paradigma naratif Walter Fisher, penelitian ini menganalisis sepuluh komentar penonton yang mencerminkan pengalaman emosional seperti kesedihan dan harapan. Komentar-komentar ini tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi pribadi, tetapi juga sebagai narasi kolektif yang memupuk hubungan antar pendengar. Temuan ini mengungkapkan bahwa kolom komentar berfungsi sebagai ruang partisipatif di mana audiens saling mendukung melalui kisah-kisah yang menyentuh emosi. Dalam konteks ini, musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga bertindak sebagai pemicu afek dan media untuk mengekspresikan pengalaman hidup. Narasi digital ini menggambarkan bahwa audiens adalah subjek aktif yang berkontribusi pada konstruksi makna bersama dalam ruang publik daring.

Kata Kunci : musik emosional, komentar YouTube, afeksi, naratif, Sal Priadi

  1. S2-2025-526198-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526198-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526198-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526198-title.pdf