STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL PRAMONO ANUNG & RANO KARNO DALAM KAMPANYE POLITIK PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA 2024: KONTEN ANALISIS VISUAL INSTAGRAM
Lalu Ardi Ansori, Dr. Rahayu, S.I.P., M.Si., M.A.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Penelitian ini membahas strategi komunikasi visual
pasangan Pramono Anung dan Rano Karno dalam kampanye Pemilihan Gubernur DKI
Jakarta 2024 melalui platform media sosial, khususnya Instagram. Fenomena ini
menjadi menarik mengingat penggunaan media sosial kini menjadi medium utama
dalam kampanye politik digital, di mana visual memiliki peran penting dalam
membentuk citra kandidat di tengah masyarakat urban Jakarta. Penelitian ini
bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis bagaimana strategi komunikasi visual
dikonstruksi oleh tim kampanye Pram-Rano dalam menyampaikan pesan politik,
membangun citra publik, serta menciptakan resonansi emosional dengan khalayak
pemilih. Peneliti menggunakan teori Kampanye Politik dan strategi komunikasi
visual sebagai dasar teori utama untuk menganalisa bentuk-bentuk representasi
visual yang muncul dalam konten kampanye. Penelitian ini bersifat kualitatif
dan menggunakan pendekatan deskriptif-analitik. Peneliti menerapkan metode
studi visual dengan pendekatan tiga lapis: Struktur permukaan, Struktur objek,
dan Struktur mendalam untuk melihat visualisasi secara holistik. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi digital, studi literatur, dan
observasi tidak langsung terhadap konten Instagram @pram.doel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa strategi komunikasi visual yang digunakan oleh Pram-Rano
mencerminkan pendekatan naratif yang terstruktur, simbolik, dan emosional.
Beberapa elemen visual utama mencakup representasi budaya Betawi, warna oranye
sebagai identitas kolektif, perhatian terhadap kelompok marginal, serta
blusukan sebagai bentuk komunikasi akar rumput. Strategi ini membentuk citra
politik yang populis, inklusif, dan kontekstual terhadap dinamika sosial
masyarakat Jakarta.
This Research explores the visual communication
strategies employed by Pramono Anung and Rano Karno during the 2024 Jakarta
gubernatorial election campaign through social media platforms, particularly
Instagram. This phenomenon is noteworthy considering the growing role of social
media as a primary medium in digital political campaigns, where visual elements
play a crucial role in shaping candidate images within Jakarta’s urban society.
The research aims to explain and analyze how visual communication strategies
were constructed by the Pram-Rano campaign team to deliver political messages,
build public personas, and create emotional resonance with the electorate. The
study applies Political Campaign theory and visual communication strategy as
the main theoretical frameworks to examine various forms of visual
representation found in campaign content. This is a qualitative research using
a descriptive-analytic approach. The researcher employs a three-layered visual
study method—surface structure, object structure, and deep structure to
comprehensively assess the visual materials. Data collection was conducted
through digital documentation, literature review, and indirect observation of
content from the Instagram account @pram.doel. The findings reveal that the
visual communication strategy employed by Pram-Rano reflects a structured,
symbolic, and emotionally driven narrative approach. Key visual elements
include the representation of Betawi culture, the use of orange as a marker of
collective identity, attention to marginalized groups, and direct community
engagement as a form of grassroots communication. These strategies collectively
construct a political image that is populist, inclusive, and contextually
responsive to the social dynamics of Jakarta’s urban electorate.
Kata Kunci : Strategi komunikasi visual, kampanye politik, visual political branding, media sosial, Pramono Anung dan Rano Karno, Keywords: Visual communication strategy, political campaign, visual political branding, social media, Pramono Anung and Rano Karno.