Laporkan Masalah

Islam dan Rupa: Dialektika dalam Buku Kareem dan Khaleel Mencari Allah

Namira Azzahra, Prof. M. Dwi Marianto, M.F.A., Ph.D; Dr. Samsul Maarif, M.A.

2025 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Penelitian ini mengkaji perdebatan panjang dalam Islam mengenai larangan menggambar dengan fokus pada peran ilustrasi sebagai alat untuk menyampaikan pesan keislaman kepada anak-anak. Melalui buku cerita bergambar Kareem dan Khaleel Mencari Allah, penelitian ini bertujuan untuk menelaah pemaknaan antara Islam dan rupa yang tergambar dalam buku tersebut serta mendalami cara penulis mengelaborasi karyanya sebagai salah satu metode edukasi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan bahasa rupa oleh Primadi Tabrani sebagai pisau bedah utama serta pendekatan hermeneutika Gadamer dan teori strukturasi Giddens, temuan dalam penelitian ini adalah adanya ilustrasi makhluk hidup yang ditandai dengan stilasi, hiperbola, penambahan aksesoris, serta penggunaan nama seperti manusia pada karakter hewan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Junissa Bianda selaku penulis sekaligus ilustrator bertindak sebagai agen yang berinteraksi secara dinamis dengan struktur norma visual dalam Islam. Tindakan mengilustrasikan makhluk hidup yang dilakukan olehnya menunjukkan adanya dialectic of controterhadap struktur tersebut. Ia tidak hanya mereproduksi pengetahuan Islam, tetapi juga mentransformasi struktur tersebut melalui praktik ilustrasinya. Pemanfaatan ilustrasi dengan cara ini menjadi salah satu cara untuk berkarya secara produktif dan mengedukasi dalam ruang lingkup Islam.

This study examines the long-standing debate within Islam regarding the prohibition of drawing, focusing on the role of illustration as a tool for conveying Islamic messages to children. Through the illustrated picturebook Kareem dan Khaleel Mencari Allah (English version: Kareem and Khaleel Finding Allah), this research aims to analyze the construction of meaning between Islam and visual illustration depicted in the book, and to delve deeper into how the author elaborates on her work as a method for educating children about Islam. Employing a descriptive qualitative method with a Gadamerian hermeneutic approach and Giddens’ structuration theory, the study found that illustration of living beings are characterized by stylization, hyperbole, the addition of accessories, and animal characters with human-like names. The analysis reveals that Junissa Bianda as the author acts as an agent who dinamycally interacts with the structure of visual norms in Islam. Her acct of illustrating living beings demonstrated a dialectic of control over this structure. She not only reproduces Islamic knowledge but also transform the structure through her illustrative practices. This utilization of illustration thus becomes a way to be creatively productive and educational within Islamic sphere.

Kata Kunci : buku cerita bergambar islami, agensi, dialectic of control, Kareem dan Khaleel Mencari Allah

  1. S2-2025-526149-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526149-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526149-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526149-title.pdf