Hubungan antara konsentrasi gas Karbonmonoksida dengan variasi suhu harian di kecamatan Wates
Arif Sudihatmono, Dr. H.A. Sudibyakto, M.S.
2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANMeningkatnya kepadatan lalu-lintas di daerah peneltian akibat peningkatan aktivitas penduduk terhadap lahan akan meningkatkan jumlah zat pencemar yang diemisikan ke udara, terutama gas CO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui agihan waktu dan ruang konsentrasi CO, menganalisis pengaruh konsentrasi CO terhadap perubahan suhu udara, dan membandingkan luasan ruang terbuka hijau terhadap konsentrasi CO. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Data yang dikumpulkan meliputi konsentrasi CO, kondisi meteorologis, dan kepadatan lalu lintas. Pengukuran data dilakukan di enam lokasi sampel. Pengukuran data di enam lokasi sampel dengan metode pemilihan sampel purposive berdasarkan titik-titik aktivitas kendaraan bermotor dan strata berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan. Data dianalisis secara deskriptif, grafis, dan statistik. Analisis trend digunakan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi CO terhadap suhu. Analisis regresi digunakan untuk menghitung pengaruh kepadatan kendaraan dan konsentrasi CO terhadap suhu udara. Grafik konsentrasi CO rata-rata harian cenderung tinggi di daerah perkotaan dan cendering rendah di daerah perdesaan. Konsentrasi CO rata-rata hari kerja lebih tinggi daripada hari libur. Perubahan suhu udara di daerah perkotaan terpengaruh oleh konsentrasi CO. Perubahan suhu di daerah perdesaan dipengaruhi oleh angin. Belum perlu dilakukan penambahan ruang terbuka hijau.
-
Kata Kunci : Konsentrasi CO ambien, suhu udara, kepadatan kendaraan, ruang terbuka hijau (RTH),Wates,Kulonprogo,DIY