EVALUASI PEMASARAN PAKET LAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA CILACAP
Laola Puput Susanti, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes.,Ph.D; 2. Dr.dr. Susilowati, M.Kes
2025 | Tesis | MAGISTER KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN
Latar Belakang: Produk dan jasa dapat dikenal oleh masyarakat dengan strategi pemasaran
yang tepat. Rumah Sakit Pertamina Cilacap telah melakukan berbagai upaya
pemasaran paket layanan kesehatan, namun capaian penjualan masih belum memenuhi
target, dan pelaksanaannya belum konsisten setiap bulan. Oleh karena itu,
fungsi manajemen pemasaran, meliputi perencanaan, implementasi, dan evaluasi,
memegang peranan penting dalam mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan
organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan manajemen
pemasaran paket layanan kesehatan di RS Pertamina Cilacap melalui
tahapan-tahapan tersebut.
Tujuan: Mengevaluasi
manajemen pemasaran pada paket layanan kesehatan di RS Pertamina Cilacap.
Metode : Penelitian Studi Kasus dengan menggunakan data kualitatif dan
kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok
terarah, observasi, dan telaah dokumen serta dianalisis dengan metode
penjodohan pola (Pattern Matching). Informan terdiri
dari staf yang terlibat langsung yang dipilih secara purposive sampling, serta pasien yang membeli maupun tidak
membeli layanan dengan metode snowball sampling.
Hasil : Hasil evaluasi pada perencanaan pembuatan paket
layanan kesehatan belum diawali dengan kegiatan riset pasar untuk memperoleh gambaran
kebutuhan layanan kesehatan serta tingkat daya beli masyarakat. Dengan riset
pasar, Rumah Sakit dapat menetapkan target, segmentasi pasar, dan strategi
promosi yang lebih efektif. Implementasi pemasaran paket layanan kesehatan
belum mengoptimalkan pemanfaatan promosi dalam bentuk video edukasi untuk
menciptakan demand, serta belum memiliki prosedur yang jelas terkait pembagian
tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang sering tumpang tindih sehingga menghambat
kelancaran pelaksanaan kegiatan dengan target waktu yang telah ditetapkan.
Kesimpulan : Pemasaran paket layanan kesehatan belum optimal
dikarenakan belum didukung dengan kajian riset pasar pada proses perencanaan
dan belum adanya standar prosedur mengenai pembagian tugas wewenang dan
tanggung jawab sehingga menghambat pencapaian target waktu pelaksanaan.
Background: Products and services will not be known to the public without an
appropriate marketing strategy. Pertamina Cilacap Hospital has undertaken
various marketing efforts for its healthcare package, but sales have not yet
met targets, and implementation has been inconsistent each month. Therefore,
the marketing management function, encompassing planning, implementation, and
evaluation, plays a critical role in achieving competitive advantage and
organizational growth. This study aims to examine the marketing management of
healthcare package at Pertamina Cilacap Hospital through these stages.
Objective: To evaluate the marketing management of healthcare package at Pertamina
Cilacap Hospital.
Method: Case Study research using qualitative and quantitative data. Data were
collected through in-depth interviews, focus group discussions, observations,
and document reviews, and analyzed using pattern matching. Informants included
directly involved staff selected using purposive sampling, as well as patients
who purchased and did not purchase services using snowball sampling.
Results: The evaluation of the planning of the health care package revealed that
market research had not been initiated to obtain a picture of health care needs
and the public's purchasing power. Market research allows hospitals to
establish more effective targets, market segmentation, and promotional
strategies. The implementation of the health care package marketing has not
optimized the use of promotional materials in the form of educational videos to
generate demand, and there are no clear procedures for the division of tasks,
authorities, and responsibilities, which often overlap, hindering the smooth
implementation of activities within the established timeframe.
Conclusion: The results of the health care package marketing have not been optimal due to the lack of market research during the planning process and the absence of standard procedures regarding the division of tasks, authorities, and responsibilities, which hinders the achievement of the implementation timeline.
Kata Kunci : Evaluasi Pemasaran, Pemasaran Rumah Sakit, Perencanaan Pemasaran, Implementasi Pemasaran, Paket Layanan Kesehatan,Health Care Package, Hospital Marketing, Marketing Evaluation, Marketing Implementation, Marketing Planning.