Laporkan Masalah

PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP FONOGRAM YANG DIMANIPULASI DAN DIKOMERSIALISASIKAN MENGGUNAKAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Muhamad Rizky Julio, Dina Widyaputri Kariodimedjo, S.H., LL.M., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Magister Hukum

Perkembangan pesat teknologi artificial intelligence, khususnya generative artificial intelligence telah menimbulkan bentuk pelanggaran hak cipta yang baru dalam industri rekaman. Salah satu yang paling meresahkan adalah praktik manipulasi suara menggunakan teknologi kloning suara berbasis artificial intelligence dan mampu mereplikasi musik instrumental, yang memungkinkan penciptaan fonogram baru tanpa persetujuan dari pemilik suara asli. Praktik ini menimbulkan persoalan hukum serius, khususnya terkait pelindungan hak ekonomi atas fonogram dan belum adanya regulasi spesifik yang mengatur hasil karya berbasis artificial intelligence

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelindungan hukum terhadap pemilik fonogram atas manipulasi suara dan komersialisasi tanpa izin oleh pihak lain, serta menilai efektivitas upaya hukum yang tersedia di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang didukung dengan data wawancara, melalui wawancara dengan praktisi hukum, musisi, dan produser fonogram. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Hak Cipta telah mengatur hak ekonomi produser fonogram, namun belum secara eksplisit menjangkau praktik manipulasi suara oleh artificial intelligence. Di sisi lain, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi pun belum secara tegas melindungi suara sebagai identitas biometrik. Upaya hukum yang tersedia baik secara perdata, administratif, maupun pidana masih terbatas efektivitasnya akibat kurangnya norma yang jelas,mminimnya kesadaran hukum di masyarakat, serta lemahnya koordinasi antar-lembaga. Oleh karena itu, dibutuhkan kerangka regulasi yang adaptif serta kolaborasi antar-lembaga untuk memberikan pelindungan hukum yang optimal bagi pemilik fonogram dari pelanggaran yang melibatkan teknologi artificial intelligence

The rapid development of Artificial Intelligence, particularly generative Artificial Intelligence, has given rise to new forms of copyright infringement in the music industry. One of the most concerning phenomena is the manipulation of voice through AI-based voice cloning technologies, which enables the creation of new phonograms without the consent of the original voice owner including vocal and instrumental sounds manipulated by generative- artificial intelligencetechnologies. This practice raises legal concerns, especially regarding the protection of economic rights over phonograms and the absence of specific regulations addressing AI-generated content. 

This study aims to analyze the legal protection for phonogram owners against the manipulation and unauthorized commercialization of voice using artificial intelligence, and to evaluate the effectiveness of legal remedies available in Indonesia. The research employs a normative juridical approach supported by interviews data obtained through interviews with legal practitioners, musicians, and phonogram producers.

 The findings indicate that although the Copyright Law in Indonesia recognizes the economic rights of phonogram producers, it does not explicitly regulate AI-generated voice manipulation. Furthermore, the Personal Data Protection Law has yet to provide clear protection for voice as a biometric identifier. The legal remedies available—civil, administrative, and criminal—are constrained by the lack of clear legal norms, limited awareness among stakeholders, and weak coordination among relevant institutions. Therefore, a responsive regulatory framework and inter-agency collaboration are urgently needed to protect phonogram owners from AI-related infringements.

Kata Kunci : Kecerdasan Buatan, Fonogram, Manipulasi Suara, Kloning Suara, Hak Ekonomi, Pelanggaran Hak Cipta, Pelindungan Hukum, Generative-AI

  1. S2-2025-513836-abstract.pdf  
  2. S2-2025-513836-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-513836-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-513836-title.pdf