Strategi Transformasi Digital PT TWC: Analisis Implementasi dengan Pendekatan McKinsey 7S
Adang Prianto, Ely Susanto, S.IP., MBA., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis yang
tidak terelakkan dalam menghadapi dinamika industri pariwisata global, termasuk
bagi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital
PT TWC dalam kerangka McKinsey 7S Framework sebagai pendekatan utama,
guna menilai keselarasan antara tujuh elemen internal organisasi dalam
mendukung proses perubahan menuju Destination Management Organization (DMO)
berkelas dunia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan
observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi transformasi digital
PT TWC telah berjalan secara terstruktur melalui penguatan sistem teknologi
informasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, perubahan budaya kerja,
dan penyesuaian struktur organisasi. Meskipun demikian, beberapa kendala masih
dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur digital, kesenjangan kompetensi
digital antar karyawan, serta kebutuhan integrasi sistem lintas unit bisnis.
Temuan ini mempertegas pentingnya sinergi seluruh elemen McKinsey 7S agar
transformasi digital tidak hanya berdampak pada aspek teknologi, tetapi juga menyentuh
nilai, gaya kepemimpinan, dan kapabilitas organisasi secara menyeluruh.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi pengelola
destinasi wisata lainnya serta kontribusi teoritis dalam pengembangan studi
transformasi digital di sektor pariwisata budaya.
Digital transformation has
become an inevitable strategic necessity in facing the dynamics of the global
tourism industry, including for PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, and Ratu Boko (PT
TWC). This study aims to analyze the implementation of PT TWC’s digital
transformation using the McKinsey 7S Framework as the main analytical
tool to assess the alignment of seven internal organizational elements in
supporting the company’s transformation into a world-class Destination
Management Organization (DMO). This research employed a descriptive qualitative
method with data collected through in-depth interviews, document studies, and
observations. The results indicate that PT TWC’s digital transformation has
been systematically implemented through the enhancement of information
technology Systems, development of human resource competencies, changes in
organizational culture, and adjustments in organizational Structure.
Nevertheless, several challenges remain, such as limitations in digital infraStructure,
gaps in digital competencies among employees, and the need for integrated Systems
across business units. These findings emphasize the importance of synergy among
all elements of the McKinsey 7S Framework to ensure that digital
transformation impacts not only technological aspects but also organizational
values, leadership Style, and overall capabilities. This study is expected to
serve as a practical reference for other tourism destination managers and
contribute theoretically to the development of digital transformation studies
in the cultural tourism sector.
Kata Kunci : Transformasi Digital, McKinsey 7S Framework, Destination Management Organization, PT TWC, Industri Pariwisata, Manajemen Strategis, Teknologi Informasi.