Merchandise Musik Hardcore Sebagai Simbol Perlawanan Dalam Perspektif Tindakan Sosial Max Weber
MUHAMAD ARIFIN, Dr. Supartiningsih, S.S., M.Hum., Drs. Farid, S.Ag
2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Penelitian ini membahas tentang merchandise musik Hardcore sebagai simbol perlawanan dari perspektif tindakan sosial Max Weber. Tujuan penelitian ini, yakni pertama, mendeskripsikan makna pembelian merchandise musik Hardcore sebagai dukungan terhadap perlawanan yang dilakukan oleh komunitas musik Hardcore. Kedua, menganalisis secara kritis tindakan sosial yang dilakukan oleh penggemar dalam membeli merchandise musik Hardcore dilihat melalui perspektif tindakan sosial Max Weber.
Metode penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan kualitatif dengan metode hermeneutika filosofis. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan langkah awal pengumpulan data literatur yang bersumber dari buku, jurnal, dan artikel yang kredibel. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui unsur metodis, seperti deskriptif, interpretatif, dan holistik untuk memahami merchandise musik Hardcore sebagai simbol perlawanan dalam konteks sosial dan filosofis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa merchandise musik Hardcore mempunyai nilai simbol perlawanan yang dilakukan oleh komunitas musik Hardcore terhadap penindasan yang dialami oleh masyarakat. Merchandise musik Hardcore tidak hanya berfungsi sebagai produk komersial, tetapi dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan perlawanan. Dilihat melalui perspektif Max Weber, merchandise musik Hardcore menjadi alat untuk menyampaikan perlawanan secara mudah dan efektif. Penggemar yang mengenakan merchandise musik Hardcore secara tidak langsung ikut menyampaikan pesan perlawanan secara langsung kepada publik dan juga ikut mendukung perlawanan atas penindasan yang terjadi dalam masyarakat.
Penelitian ini membahas tentang merchandise musik Hardcore sebagai simbol perlawanan dari perspektif tindakan sosial Max Weber. Tujuan penelitian ini, yakni pertama, mendeskripsikan makna pembelian merchandise musik Hardcore sebagai dukungan terhadap perlawanan yang dilakukan oleh komunitas musik Hardcore. Kedua, menganalisis secara kritis tindakan sosial yang dilakukan oleh penggemar dalam membeli merchandise musik Hardcore dilihat melalui perspektif tindakan sosial Max Weber.
Metode penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan kualitatif dengan metode hermeneutika filosofis. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan langkah awal pengumpulan data literatur yang bersumber dari buku, jurnal, dan artikel yang kredibel. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui unsur metodis, seperti deskriptif, interpretatif, dan holistik untuk memahami merchandise musik Hardcore sebagai simbol perlawanan dalam konteks sosial dan filosofis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa merchandise musik Hardcore mempunyai nilai simbol perlawanan yang dilakukan oleh komunitas musik Hardcore terhadap penindasan yang dialami oleh masyarakat. Merchandise musik Hardcore tidak hanya berfungsi sebagai produk komersial, tetapi dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan perlawanan. Dilihat melalui perspektif Max Weber, merchandise musik Hardcore menjadi alat untuk menyampaikan perlawanan secara mudah dan efektif. Penggemar yang mengenakan merchandise musik Hardcore secara tidak langsung ikut menyampaikan pesan perlawanan secara langsung kepada publik dan juga ikut mendukung perlawanan atas penindasan yang terjadi dalam masyarakat.
Kata Kunci : Merchandise, Hardcore, Perlawanan, Simbol, Tindakan Sosial