KRITIK SOSIAL DALAM LIRIK LAGU BAND THE KICK ALBUM “RANGSANG”: DITINJAU MELALUI ANALISIS WACANA KRITIS FAIRCLOUGH
Zachary Dylan Monahan, Dr. Ardian Indro Yuwono, S.I.P., M.A.
2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
The Kick, sebuah grup band yang kerap menyuarakan kritik sosial dalam karya-karyanya. Lewat lirik-liriknya, The Kick membawa isu-isu sosial masyarakat yang lebih jujur dan seringkali diciptakan oleh The Kick dalam album "Rangsang" dipahami bukan hanya sebagai produk seni, tetapi juga sebagai kritik sosial dari realitas dan dinamika masyarakat terutama di Yogyakarta. Lirik-lirik lagu dalam album ini berfokus pada tema-tema seperti ketidakadilan sosial, masalah ekonomi, identitas budaya, dan kritik terhadap sistem yang ada.
Dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough, penelitian ini berusaha melihat lebih dalam bagaimana lirik dari lagu-lagu The Kick dalam album "Rangsang" menarasikan kritik sosial masyarakat. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan analisis yang mencakup tiga dimensi: analisis teks, analisis wacana, serta analisis sosiokultural yang melatarbelakangi teks tersebut. Lirik-lirik yang dianalisis dipilih berdasarkan kandungan kritik sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat Yogyakarta, menggali hubungan antara teks lagu dan konteks sosial serta budaya yang melingkupinya, yang memberikan pemahaman lebih dalam mengenai cara The Kick menggunakan musik sebagai sarana untuk menyuarakan aspirasi dan ketidakpuasan terhadap kondisi sosial di masyarakat.
Melalui pendekatan ini, peneliti ingin memahami bagaimana lirik dalam lagu dapat menjadi sarana untuk menyuarakan keresahan, membangun kesadaran, dan menggambarkan pengalaman hidup masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menganalisis karya seni, tetapi juga memberikan kontribusi dalam memahami peran musik sebagai bentuk perlawanan sosial dan medium perubahan dalam masyarakat.
The Kick, a band known for frequently voicing social criticism in their works, brings forth social issues in a more honest way and often highlights things that are overlooked by mainstream attention. In this context, the lyrics created by The Kick in their album "Rangsang" are understood not only as an artistic product but also as a form of social criticism reflecting the social reality and dynamics of society. The lyrics in this album focus on themes such as social injustice, economic issues, cultural identity, and criticism of the existing system.
Using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis approach, this research aims to dig deeper into how the lyrics of The Kick's songs in the "Rangsang" album narrate the social criticism of the society. The methodology employed is descriptive qualitative, with an analysis encompassing three dimensions: text analysis, discourse analysis, and the socio-cultural context underlying the text. The lyrics analyzed were the lyrics reflect the social dynamics at play. This research also explores the providing a deeper understanding of how The Kick uses music as a means of voicing aspirations and dissatisfaction with the social conditions.
Through this approach, the researcher aims to understand how song lyrics can serve as a medium to voice discontent, raise awareness, and depict the lived experiences of the society. Thus, this research not only analyzes works of art but also contributes to understanding the role of music as a form of social resistance and a medium for change within society.
Kata Kunci : The Kick, lirik lagu, kritik sosial dalam lirik lagu