Laporkan Masalah

Peran Beban Kerja Terhadap Flourishing dengan Work-life balance Sebagai Mediator Pada Pekerja Sales

Nurul Qomariyyah, Dr. Rizqi Nur'aini A' yuninnisa, S.Psi., M.Sc.

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Di Indonesia, 68% sales person mengalami burnout akibat beban kerja berlebihan, dengan 32% pekerja mengalami masalah kesehatan mental, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja terhadap flourishing melalui mediasi work-life balance pada sales person. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional survey ini melibatkan 250 sales person di Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan instrumen Subjective Workload Assessment Technique (SWAT), Work-life balance Scale, dan Flourishing Scale, dengan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Jamovi Versi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berperan negatif signifikan terhadap work-life balance (? = -0,238, p = 0,003) secara langsung dan flourishing (? = -0,196, p = 0,007)., Sementara, work-life balance berperan positif signifikan terhadap flourishing (? = 0,272, p < 0>Work-life balance terbukti memediasi hubungan antara beban kerja dan flourishing secara parsial (? = -0,065, p = 0,009). Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja mempengaruhi flourishing sales person baik secara langsung maupun tidak langsung melalui work-life balance, yang mendukung teori spillover dan menekankan pentingnya pengelolaan beban kerja serta keseimbangan kehidupan kerja-pribadi untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pekerja sales.

The advancing digital era demands adaptation in sales fields with technological platforms, yet sales personnel face serious mental health challenges. In Indonesia, 68% of sales personnel experience burnout due to excessive workload, with 32% of workers experiencing mental health problems, making it essential to analyze the effect of workload on flourishing through work-life balance mediation among sales personnel. This quantitative study employed a cross-sectional survey design involving 250 sales personnel in Indonesia who met inclusion criteria, utilizing the Subjective Workload Assessment Technique (SWAT), Work-life balance Scale, and Flourishing Scale, with data analysis conducted using Structural Equation Modeling (SEM) through SPSS AMOS 26. The results demonstrated that workload had significant negative effects on work-life balance (? = -0.238, p = 0.003) and flourishing (? = -0.196, p = 0.007), while work-life balance showed significant positive effects on flourishing (? = 0.272, p < 0 xss=removed xss=removed>

Kata Kunci : beban kerja, flourishing, work-life balance, sales person, spillover theory

  1. S2-2025-524449-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524449-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524449-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524449-title.pdf