Laporkan Masalah

Pengembangan Kemasan Kue Tradisional 'Satu' Menggunakan Metode Quality Function Deployment

IRFAN HAKIM, Dr. Nafis Khuriyati, S.T.P., M.Agr.; Dr. Ir. Dyah Ismoyowati, M.Sc.

2025 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Kue satu adalah kue tradisional yang berasal dari Kabupaten Bantul.  IKM Kue Satu INA merupakan salah satu IKM yang memproduksi kue satu. Kemasan produk Kue Satu INA masih sederhana dan tidak dapat bersaing dengan produk oleh-oleh lainnya, serta IKM Kue Satu INA akan mengembangkan segmen pasar ke segmen pasar menengah ke atas. Oleh karena itu, kemasan Kue Satu INA perlu dikembangkan agar dapat bersaing di segmen pasar menengah ke atas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan kemasan kue satu sesuai dengan kebutuhan konsumen melalui metode Quality Function Deployment (QFD) dua fase. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil rancangan desain kemasan baru untuk IKM Kue Satu INA yaitu kemasan dibuat menggunakan material ivory 300 gsm;berbentuk angka satu dengan ukuran 6,5 x 4 x 20 cm;memiliki warna dasar cokelat;background berupa motif ceplok kembang kates;logo berupa simbol dan logotype;terdapat foto produk  pada kemasan;informasi pada kemasan seperti yang dipersyaratkan pada Peraturan BPOM RI No. 31 Tahun 2018;menggunakan jenis font Sans-Serif. Penelitian ini juga menganalisis performansi kemasan baru Kue Satu INA dibandingkan dengan kemasan lama dan kemasan kue satu yang dijadikan benchmark. Kemasan baru untuk IKM Kue Satu INA memiliki nilai lebih tinggi dibanding kemasan lama Kue Satu INA pada seluruh atribut. Dari 15 atribut kemasan, kemasan baru IKM Kue Satu INA memiliki nilai lebih tinggi dibanding benchmark pada atribut material kemasan tidak mudah rusak; kemasan memiliki bentuk unik dan menarik; ukuran kemasan sesuai dengan volume produk yang dikemas; kemasan mencerminkan nilai dari produk yang dikemas; visual kemasan dapat memberikan identitas akan produk yang dikemas; informasi pada kemasan mudah dipahami. Prototype kemasan baru Kue Satu INA memiliki nilai sama dengan kemasan benchmark pada atribut kemasan terbuat dari material food grade; kemasan mudah dibuka; kemasan dapat dibuka tutup (dapat dibuka tanpa merusak kemasan); kemasan dapat melindungi produk dari kerusakan; kemasan dapat didistribusi dengan mudah. Prototype kemasan baru Kue Satu INA memiliki nilai lebih rendah dibanding benchmark pada atribut material kemasan sesuai dengan jenis produk yang dikemas; kemasan dapat mewadahi produk dengan baik; merek dan logo kemasan mudah dikenali dan diingat; informasi pada kemasan lengkap.

Satu is a traditional cake originating from Bantul Regency. Kue Satu INA (Indonesian Small and Medium Enterprise) is one of the SMEs producing Kue Satu. The packaging for Kue Satu INA products is still simple and cannot compete with other products. The Kue Satu INA SME will expand its market segment to the middle-upper market. Therefore, Kue Satu INA's packaging needs to be developed to compete. This research aims to develop Satu packaging according to consumer needs through the 2-phase Quality Function Deployment (QFD) method. The results of the new packaging design are packaging material using ivory paper 300 gsm; shaped like the number one with a size of 6,5 x 4 x 20 cm; has a brown color; has a background ‘ceplok kembang kates’; has a symbol logo and a logotype; has a product photo on the packaging; has information as required by BPOM RI Regulation No. 31 of 2018; using the Sans-Serif font. This research also analyzes the performance of the new Kue Satu INA packaging compared to the old packaging and benchmarks packaging. The new packaging has a higher score than the old packaging at all attributes. From 15 attributes, the new packaging has a higher value than the benchmarks on the attributes of packaging material that is not easily damaged; has a unique and attractive shape; the size is appropriate to the volume product; the packaging reflects the value of the product; the visual can provide an identity for the product; the information is easy to understand. The new packaging has the same value as the benchmarks on the attributes of packaging made of food grade material; easy to open; can be opened and closed (can be opened without damaging the packaging);can protect the product from damage;can be distributed easily. The new packaging has a lower value than the benchmarks on the attributes of packaging material suited to the type of product packaged;can accommodate the product well; the packaging brand and logo are easily recognized and remembered; has a complete information.

Kata Kunci : Kemasan, Kue Satu, Quality Function Deployment

  1. S1-2025-456427-abstract.pdf  
  2. S1-2025-456427-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-456427-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-456427-title.pdf