Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Karakteristik Inovasi Persepsian pada Adopsi Sistem Pembayaran QRIS UMKM Industri Pengolahan Makanan dan Minuman di Depok, Sleman, D.I.Y

Abraham Mathofano, Prof. Wakhid Slamet Ciptono, MBA., MPM., Ph.D.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik inovasi persepsian terhadap adopsi sistem pembayaran QRIS pada pelaku UMKM industri pengolahan makanan dan minuman di Kabupaten Sleman, D.I.Y. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 155 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari delapan variabel independen, yaitu keunggulan relatif, kemudahan penggunaan, kesesuaian, kemampuan dicoba, dan kesukarelaan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi QRIS. Sementara itu, citra usaha, keterlihatan, dan keterbuktian hasil tidak berpengaruh signifikan. Model regresi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0.816, yang berarti bahwa 81.6% variasi tingkat adopsi QRIS dapat dijelaskan oleh model. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dalam memperkuat teori difusi inovasi dan memberikan implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dan penyedia layanan pembayaran digital. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan wilayah dan pendekatan kuantitatif yang digunakan, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas variabel dan metode. 

This study aims to analyze the influence of perceived innovation characteristics on the adoption level of QRIS by MSMEs in the food and beverage processing industry in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. Eight independent variables include relative advantage, ease of use, compatibility, image, visibility, result demonstrability, trialability, and voluntariness of use. Data were collected from 155 respondents and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that five variables—relative advantage, ease of use, compatibility, trialability, and voluntariness of use—have a significant effect on the adoption of QRIS. The adjusted R square value of 0.816 indicates that 81.6% of the variation in adoption level can be explained by these eight variables. This research provides practical implications for regulators and developers of digital payment systems and offers directions for further studies to explore other influencing factors

Kata Kunci : QRIS, UMKM, Karakteristik Inovasi, Adopsi Teknologi

  1. S1-2025-426611-abstract.pdf  
  2. S1-2025-426611-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-426611-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-426611-title.pdf