Laporkan Masalah

Winnie Verloc's Shifting Perception of Death in Joseph Conrad's The Secret Agent: A Lacanian Psychoanalysis

Leila Emira Royani, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | SASTRA INGGRIS

Penelitian ini mengkaji representasi dorongan kematian (death drive) yang terdapat dalam novel The Secret Agent karya Joseph Conrad melalui analisis perubahan persepsi tentang kehidupan dan kematian yang dialami oleh karakter Winnie. Dengan berfokus pada interaksi antara tiga tatanan Lacan—Imaginary, Symbolic, dan Real—studi ini mengeksplorasi bagaimana subjektivitas Winnie dibentuk oleh bahasa dan narasi sosial. Meskipun penelitian sebelumnya telah menerapkan pendekatan psikoanalitik dalam analisis The Secret Agent, masih terdapat kekosongan dalam pemahaman mengenai bagaimana tatanan Symbolic memengaruhi hubungan subjek dengan kematian. Studi ini berargumen bahwa The Secret Agent merepresentasikan konsep dorongan kematian Lacanian, di mana masuknya subjek ke dalam tatanan Symbolic, yang dipadukan dengan pengalaman subjektif, dapat mengganggu realita dan memengaruhi arah hidup—hingga pada akhirnya mengarah pada kematiannya. Dengan menggunakan kerangka psikoanalitik yang dikembangkan oleh Jacques Lacan, analisis ini menunjukkan bagaimana ketidaksesuaian antara realitas Symbolic Winnie dan fantasinya mendorong pengejaran desire yang termanifestasi dalam dorongan kematiannya. Melalui pembacaan mendalam terhadap Death and Desire karya Richard Boothby dan Looking Awry karya Slavoj Žižek dalam menganalisis karakter Winnie, penelitian ini menemukan bahwa desire tidak hanya menjadi perpanjangan dari primal need, tetapi juga merefleksikan struktur sosial yang lebih luas. Dengan menyoroti ketidakmungkinan pemenuhan desire, studi ini berkontribusi pada kritik sastra psikoanalitik dan analisis karakter, dengan menunjukkan bagaimana kehadiran lack dapat mendorong karakter menuju death drive.

This paper examines the representation of death drive in Joseph Conrad’s The Secret Agent through the shifting perception of life and death experienced by Winnie’s character. Focusing on the interplay of Lacan’s three registers: the Imaginary, the Symbolic, and the Real – the study explores how Winnie's subjectivity is shaped by language and social narratives. While previous scholarship has applied the psychoanalytic approach to Conrad’s The Secret Agent, there remains a gap in understanding how the Symbolic influences a subject’s relation to death. This study argues that The Secret Agent presents a literary portrayal of Lacanian death drive, in which the subject’s entry into the Symbolic combined with a subjective experience may disrupt reality and influence the trajectory of a subject’s life and eventually a subject’s death. Employing a psychoanalytic framework proposed by Jacques Lacan, the analysis shows how the discrepancy between Winnie’s Symbolic reality and her own fantasy is resulting in the pursuit of desire which manifested in her death drive. Through close readings of Richard Boothby’s Death and Desire and Slavoj Žižek's Looking Awry in analyzing Winnie’s character, the paper contends that desire serves not only as an extension of primal need but also as a reflection of a greater societal structures. By foregrounding the impossibility of fulfilling desire, this study contributes to psychoanalytic literary criticism and character analysis, demonstrating how sense of lack can lead to a character’s death drive.

Kata Kunci : death drive, desire, Lacanian psychoanalysis, trauma

  1. S1-2025-443415-abstract.pdf  
  2. S1-2025-443415-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-443415-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-443415-title.pdf