Laporkan Masalah

PREDIKSI KESUKSESAN PRODUK BERBASIS METODE KANO PADA PRODUK BERBAHAN BAKU BAMBU

GERRY DUTA HANDARU, Ir. Subagyo, Ph.D., IPU., ASEAN Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Bambu telah berkembang pesat dari hanya sebagai pagar pembatas antar desa menjadi komoditas ekspor antar negara. Perkembangan teknologi membuat bambu dapat diolah menjadi berbagai macam produk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berperan dalam industri bambu dan untuk memperoleh model yang bisa dipakai untuk memprediksi kesuksesan produk bambu. Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi kesuksesan produk bambu berdasarkan market share. Selanjutnya dicari faktor-faktor kompetisi yang berperan dalam industri bambu. Faktor-faktor tersebut selanjutnya diuji untuk mengetahui korelasinya terhadap kesuksesan produk bambu. Kanvas strategi disusun berdasarkan faktor kompetisi dengan mengubah nilai tertinggi dari tiap faktor menjadi 100 dan yang terendah menjadi 0. Nilai yang berada di tengah dikalibrasi antara 0 sampai 100. Selanjutnya pembangunan model dilakukan dengan menggolongkan faktor kompetisi kedalam tiga komponen Model Kano, yaitu must-be requirements, one-dimensional requirements dan attractive requirements. Model selanjutnya diuji koefisien determinasinya (R2). Terpilih 10 faktor kompetisi yang berperan dalam industri bambu. Faktor tersebut adalah price, durability, performance, lead time, time to market, defect, size, culture, variation, dan designer. Berdasarkan uji korelasi Pearson maka faktor lead time dianggap memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kesuksesan produk karena memiliki nilai uji paling tinggi. Model yang dihasilkan berjumlah 12 buah dengan model yang memiliki nilai R2 tertinggi sebesar 34%.

Kata Kunci : Model Kano, faktor kompetisi, produk bambu

  1. S1-FTK-2012-Gerry_Duta_Handaru-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Gerry_Duta_Handaru-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Gerry_Duta_Handaru-tablecontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Gerry_Duta_Handaru-title.pdf