Laporkan Masalah

Association Between Depression and Insomnia Level in FK-KMK UGM Medical Students who are Working on Thesis

Namira Nindita Diani, dr. Afkar Aulia, M.Sc., Sp.KJ.; dr. Irwan Supriyanto, Ph.D., Sp.KJ.; Dr. dr. Andrian Fajar Kusumadewi, M.Sc., Sp.KJ

2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

LATAR BELAKANG: Mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM diwajibkan menulis skripsi sebagai tugas akhir dan salah satu syarat kelulusan. Dengan tuntutan akademik yang sudah berat pada mahasiswa kedokteran, skripsi dapat menambah stres dengan semakin banyaknya mahasiswa yang harus bekerja sepanjang malam untuk belajar dan mengerjakan tesis mereka pada saat yang bersamaan, sehingga meningkatkan risiko insomnia. Dalam beberapa artikel, insomnia telah ditemukan sebagai faktor risiko independen untuk perkembangan depresi yang muncul atau berulang pada orang muda. TUJUAN: Untuk mengidentifikasi apakah ada hubungan antara tingkat depresi dan insomnia pada mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM yang sedang mengerjakan skripsi mereka. METODE: Penelitian potong lintang dengan mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM angkatan 2021 dan 2022 sebagai subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan penyebaran kuesioner pada mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM angkatan 2021 dan 2022 sebagai metode pengumpulan data primer. Data yang dikumpulkan adalah Beck Depression Inventory II (BDI-II) dan Insomnia Severity Index (ISI). Analisis akan dilakukan secara kuantitatif dengan koefisien korelasi Pearson. HASIL: Korelasi positif antara depresi dan insomnia ditemukan pada subjek yang sedang mengerjakan tesis dengan koefisien korelasi Pearson (r) sebesar 0,424 dan nilai p sebesar 0,001. KESIMPULAN: Terdapat hubungan positif antara skor depresi dan skor insomnia pada mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM angkatan 2021 dan 2022 yang sedang mengerjakan skripsi.

BACKGROUND: In FK-KMK UGM, medical students are required to write a thesis as their final project and one of the graduation requirements. With the already heavy academic demands given on medical students, thesis can add even more stress with the increasing amount of students needing to work through the night to study and work on their thesis at the same time, increasing the risk for insomnia. In several articles, insomnia has been found as an independent risk factor for the development of emerging or recurring depression in young people. OBJECTIVE: To identify whether there is an association between depression and insomnia levels in FK-KMK UGM medical students who are currently working on their thesis. METHOD: A cross-sectional study with FK-KMK UGM medical students batch 2021 and 2022 as subjects using the purposive sample technique with questionnaire spread among batch 2021 and 2022 FK-KMK UGM medical students as the method to gather the primary data. Data gathered were of Beck Depression Inventory II (BDI-II) and Insomnia Severity Index (ISI). The analysis would be done quantitatively with a Pearson correlation coefficient. RESULT: A positive correlation between depression and insomnia is found on the subjects that are working on their thesis with a Pearson's correlation coefficient (r) of 0.424 and a p-value of 0.001. CONCLUSION: There is a positive association between depression score and insomnia score on FK-KMK UGM medical students class of 2021 and 2022 that are currently working on their thesis.

Kata Kunci : Depression, insomnia, medical students

  1. S1-2025-472574-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472574-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472574-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472574-title.pdf