Laporkan Masalah

Dinamika Pembayaran Digital: Pengaruh Persepsi Utilitarian dan Hedonik terhadap Niat Penggunaan QRIS pada Generasi Y dan Z

Safira Aryandini, Dr. Sahid S. Nugroho, M.Sc

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspektasi usaha, ekspektasi kinerja, dan norma subjektif terhadap persepsi utilitarian dan hedonik terhadap teknologi pembayaran QR, serta menguji dampak persepsi utilitarian dan hedonik terhadap niat perilaku penggunaan teknologi tersebut di kalangan Generasi Y dan Z. Selain itu, penelitian ini juga menelusuri peran moderasi kepercayaan dalam hubungan antara persepsi utilitarian dan hedonik terhadap niat perilaku. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Alam et al. (2024) di Bangladesh, sehingga menggunakan metode penelitian yang sama, yaitu dengan menggabungkan kerangka Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) dan Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan teknik purposive sampling dengan total responden sebanyak 400 orang yang berasal dari Generasi Y dan Z di wilayah Pulau Jawa serta telah menggunakan layanan pembayaran QRIS dalam tiga bulan terakhir. Pengujian dan pengolahan data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS yang dijalankan dengan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi pembayaran QR di Indonesia, serta memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan layanan keuangan digital.

This study aims to analyze the influence of effort expectancy, performance expectancy, and subjective norms on utilitarian and hedonic perceptions of QR payment technology, as well as examine the impact of these perceptions on behavioral intention to use the technology. Additionally, this research investigates the moderating role of trust in the relationship between utilitarian and hedonic perceptions and behavioral intention. The research model replicates the study by Alam et al. (2024), which integrates the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) and the Stimulus-Organism-Response (SOR) framework. A quantitative approach is employed using Structural Equation Modeling (SEM). Data were collected through an online questionnaire distributed using purposive sampling, involving 400 respondents from Generation Y and Z across Java Island who have used QR payment services in the past three months. The findings are expected to provide deeper insights into the factors influencing the adoption of QR payment technology in Indonesia and offer both theoretical and practical contributions to the development of digital financial services.

Kata Kunci : Ekspektasi usaha, ekspektasi kinerja, norma subjektif, persepsi utilitarian, persepsi hedonik, kepercayaan, niat perilaku, QRIS, model UTAUT, model S-O-R, Generasi Y, Generasi Z

  1. S1-2025-474204-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474204-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474204-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474204-title.pdf