ANALISIS PENGARUH PENGENDALIAN PERSEDIAAN TERHADAP BULLWHIP EFFECT PADA SUKU CADANG KATEGORI FAST MOVING (Studi Kasus di PT. Astra International Tbk – Daihatsu Solo Branch)
Octavia Intan Al Haqqu, Ir. Agus Darmawan, S.T., M.S., Ph.D., IPM., ASEAN Eng
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIBullwhip effect merupakan salah satu fenomena yang terjadi dalam supply chain. Bullwhip effect dapat diartikan sebagai amplifikasi permintaan yang bervariasi dari hilir ke hulu. Variasi permintaan ini menyebabkan informasi yang dimulai dari retailer hingga sampai di supplier tidak sesuai dengan kondisi nyata. Masing-masing pelaku rantai suplai menjadi rugi karena dapat terjadi kelebihan stok atau justru kekurangan stok sehingga mengalami kehilangan kesempatan penjualan. Masing-masing pelaku rantai suplai sebaiknya memiliki pengendalian persediaan yang baik untuk mengatasi hal tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran bullwhip effect untuk produk suku cadang kategori fast moving pada PT. Astra International Tbk - Daihatsu Solo Branch. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui nilai rasio bullwhip effect yang kemudian dilakukan simulasi untuk beberapa metode pengendalian persediaan sehingga dapat dibandingkan antara metode yang satu dan yang lain. Metode yang digunakan adalah metode two-bin policy, reorder point policy, (s,S) policy, dan metode yang saat ini diterapkan oleh perusahaan. Perbandingan metode ini bertujuan untuk menentukan metode terbaik berdasarkan pada biaya persediaan, delay penerimaan produk, dan nilai rasio bullwhip effect. Berdasarkan pengukuran 10 produk kategori fast moving pada PT. Astra International Tbk. Daihatsu – Solo Branch, 7 produk mengalami fenomena bullwhip effect dan 3 produk mengalami lost opportunity of sales. Dari sudut pandang biaya persediaan metode reorder point policy dianggap lebih baik karena menghasilkan biaya persediaan yang lebih sedikit dibanding metode persediaan yang lain. Berdasarkan delay penerimaan produk metode reorder point policy juga dianggap sebagai metode yang terbaik. Berdasarkan sudut pandang nilai rasio bullwhip effect metode yang saat ini diterapkan perusahaan dianggap lebih baik karena memiliki nilai rasio bullwhip effect lebih kecil dibanding metode yang lain meskipun belum sama dengan satu. Pengendalian persediaan mempengaruhi bullwhip effect karena nilai rasio bullwhip effect untuk masing-masing metode berbeda-beda.
Kata Kunci : bullwhip effect, fast moving, pengendalian persediaan, supply chain