Laporkan Masalah

MEMBANGUN RESILIENSI PENGEMUDI DALAM JARINGAN: PREKARIASI, JAMINAN HUKUM DAN NEGOSIASI SERIKAT PEKERJA

Muwalliha Syahdani, Dr. Luqman-nul Hakim; Dr. Muhammad Rum, S.I.P., I.M.A.S., Ph.D. ; Dr. Maharani Hapsari, S.IP., MA.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAK

 

Tesis ini akan berfokus untuk mencari model pembangunan resiliensi pekerja dalam jaringan—yang kerentanan dan resiliensinya dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yakni prekariasi, jaminan hukum dan kapasitas negosiasi serikat buruh di negara tersebut. Kajian ini dilakukan melalui komparasi kebijakan juga kerentanan dan resiliensi pengemudi dalam jaringan (daring) di 4 negara sebagai upaya untuk mencari model resiliensi bagi pengemudi daring di Indonesia. Komparasi dilakukan di negara-negara dengan kategori sesuai Digital Competitiveness Index atau DCI (Stand Out, Stall Out, Break Out dan Watch Out) yang masing-masing diwakili oleh Singapura, Belgia, India dan Afrika Selatan. Pemilihan negara ini dilakukan dengan pertimbangan negara-negara tersebut merupakan negara dengan ekonomi yang mapan di kawasan. Metode penelitian digunakan adalah mixed-method: kuantitatif dengan desk review dan statutory research. Penelitian ini berargumen bahwa kerentanan dan resiliensi pekerja daring ditentukan 3 faktor: (1) bahwa faktor prekariasi menjadi kontributor paling besar bagi kerentanan pekerja daring; (2) kerentanan dan resiliensi tidak ditentukan oleh tingkat Digital Competitive Index dan (3) semakin tinggi nilai perlindungan hukumnya, akan semakin meningkatkan nilai resiliensi bagi pengemudi daring. Sehingga, penulisan akan mengambil konteks pengemudi tersebut sebagai pekerja dengan memperhitungkan 3 variabel yang mempengaruhi dinamika tersebut: prekariasi, jaminan hukum dan negosiasi. Temuan dari hasil perhitungan tesis ini menujukkan bahwa peringkat negara-negara DCI tersebut sangat dipengaruhi oleh ketiga faktor tadi. Di akhir, penulisan akan mencoba menggambarkan policy-modelling bagi penerapan kajian tersebut berdasarkan reasoning yang paling relevan di konteks Indonesia.

ABSTRACT

 

This thesis focuses on developing a resilience-building model for platform-based workers, whose vulnerabilities and resilience are influenced by three main factors: precariousness, legal protection, and the bargaining capacity of labor unions in each respective country. The study is conducted through a comparative analysis of policies as well as the vulnerabilities and resilience of ride-hailing drivers across four countries, in an effort to formulate a resilience model for platform-based drivers in Indonesia. The comparison is made among countries categorized according to the Digital Competitiveness Index (DCI)—Stand Out, Stall Out, Break Out, and Watch Out—represented respectively by Singapore, Belgium, India, and South Africa. The selection of these countries is based on the consideration that they are economically established within their respective regions. The research employs a mixed-method approach, combining quantitative analysis with desk review and statutory research. This thesis argues that the vulnerabilities and resilience of platform-based workers are determined by three factors: (1) precariousness is the largest contributor to workers' vulnerability; (2) vulnerability and resilience are not determined by the level of Digital Competitiveness Index; and (3) stronger legal protections significantly enhance the resilience of ride-hailing drivers. Thus, the study frames these drivers as workers by taking into account the three variables shaping this dynamic: precariousness, legal protection, and collective bargaining. The findings from the thesis reveal that the DCI rankings of these countries are significantly influenced by the three aforementioned factors. In conclusion, the thesis will propose a policy model for applying these findings, based on the most relevant reasoning within the Indonesian context.

 

Keywords: Digital Competitiveness Index, Resilience-Building Model, Ride-Hailing, Vulnerability and Resilience

Kata Kunci : Kata kunci: Digital Competitiveness Index, Model Pembangunan, Pekerja dalam Jaringan, Kerentanan dan Resiliensi/Keywords: Digital Competitiveness Index, Resilience-Building Model, Ride-Hailing, Vulnerability and Resilience

  1. S2-2025-511827-abstract.pdf  
  2. S2-2025-511827-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-511827-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-511827-title.pdf