Laporkan Masalah

Keseimbangan Dalam Tujuan Hidup Pada Wayang Tauhid Lakon Wedhare Sadat Tembayat Sajian Ki Sunardi Wirocarito

Luwiyanto, Prof. Drs. M. Mukhtasar S. M.Hum, Ph.D of Arts, Prof. Dr. Lasiyo, M.A.,M.M.

2025 | Disertasi | S3 Ilmu Filsafat


Penelitian Disertasi ini diberi judulKeseimbangan dalam Tujuan Hidup pada Wayang Tauhid Lakon Wedhare Sadat Tembayat Sajian Ki Sunardi Wirocarito”. Wayang Tauhid sejak diciptakan tahun 1984 belum banyak menarik perhatian para peneliti. Kajian tentang Wayang Tauhid masih minim. Salah satu lakon yang populer adalah Wedhare Sadat Tembayat. Lakon Wedhare Sadat Tembayat ini sarat dengan penyampaian nilai-nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunikan pesan etika yang tersurat dan tersirat dalam lakon Wedhare Sadat Tembayat.   Tiga masalah yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu: (1) bagaimana Wayang Tauhid lakon Wedhare Sadat Tembayat sajian Ki Sunardi Wiracarito menyampaikan pesan etika tentang pentingnya keseimbangan dalam tujuan hidup; (2) konsep-konsep apa yang mempengaruhi tujuan hidup pada lakon Wedhare Sadat Tembayat; dan (3) Apa konsep dasar keseimbangan yang ditemukan dalam lakon Wedhare Sadat Tembayat.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bidang filsafat. Penelitian ini menggunakan dua cara yaitu studi pustaka dan studi lapangan. Analisis data dimanfaatkan metode hermeneutik dengan langkah-langkah metodis filosofis, yaitu: hermeneutik, induksi dan deduksi, koherensi intern, holistik, kesinambungan historis, idealisasi, dan heuristik.

Hasil penelitian ini, yaitu: (1) Teks Wayang Tauhid lakon Wedhare Sadat Tembayat mempunyai struktur teks yang utuh dan komprehensif, yang unsur-unsur pendukungnya mempunyai relasi dan fungsi yang kuat. Ketokohan Sunan Kalijaga dan Adipati Pandanaran menjadi sentral cerita. Pesan etika moral dikuatkan melalui unsur-unsur pendukung pentas, yaitu: sulukan, lelagon, doa, dan ketokohan wayang. Relasi dan peran unsur-unsur tersebut mengacu pada penyampaian nilai-nilai moral sebagai karakteristik lakon Wedhare Sadat Tembayat sajian Ki Sunardi Wirocarito. Nilai moral yang tersirat dalam teks lakon Wedhare Sadat Tembayat yang dipandang dominan adalah konsep keseimbangan dalam tujuan hidup orang Jawa. (2) Teks lakon Wedhare Sadat Tembayat dipengaruhi oleh konsep-konsep falsafah Jawa. Konsep moral yang dominan dalam teks lakon Wedhare Sadat Tembayat adalah keseimbangan dalam tujuan hidup. Keseimbangan dipahami sebagai unsur utama keharmonisan dalam kehidupan. (3) Proses ketercapaian tujuan hidup manusia ditandai jika manusia mampu mencapai kesempurnaan keseimbangan dalam kehidupannya, yaitu seimbang dalam hubungannya dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Aspek-aspek keseimbangan hidup dapat dirumuskan ke dalam Etika Keseimbangan. Etika Keseimbangan merupakan norma etis manusia untuk mencapai kehidupan yang sejahtera dan harmonis.

 

 

This dissertation research is entitled "Balance in Life Goals in the Wayang Tauhid Wedhare Sadat Tembayat" Play Performed by Ki Sunardi Wirocarito”. Wayang Tauhid since its creation in 1987 has not attracted much attention from researchers. Studies on Wayang Tauhid are still minimal. One of the popular plays is Wedhare Sadat Tembayat (WST) play. WST play this is full of moral values. This study aims to analyze the uniqueness of the explicit and implicit ethical messages in the WST play. Three problems are discussed in this study, namely: (1) how the Wayang Tauhid WST play presented by Ki Sunardi Wirocarito conveys an ethical message about the importance of balance in life goals, (2) what concepts influence life goals in the WST play, and (3) what is the basic concept of balance found in the WST play.

This research is a qualitative research in the field of philosophy. This study uses two methods, namely library research and field studies. Data analysis utilizes the hermeneutic method with philosophical methodological steps, namely: hermeneutics, induction and deduction, internal coherence, holistic, historical continuity, idealization, and heuristics.

The results of this study are: (1) The Wayang Tauhid WST play text has a complete and comprehensive text structure, the supporting elements of which have strong relations and functions. The characters of Sunan Kalijaga and Adipati Pandanaran are central to the story. The moral ethics message is strengthened through the supporting elements of the performance, namely: sulukan , legends , prayers, and wayang characters. The relationship and role of these elements refer to the delivery of moral values as characteristics of the WST play presented by Ki Sunardi Wirocarito. The moral values implied in the WST play text that are seen as dominant are the concept of balance in the life goals of Javanese people. (2) WST play text influenced by the concepts of Javanese philosophy. The dominant moral concept in the WST play text is balance in life goals. Balance is understood as the main element of harmony in life. (3) The process of achieving the purpose of human life is marked if humans are able to achieve the perfection of balance in their lives, namely balance in their relationship with God, fellow humans, and nature. Aspects of life balance can be formulated into the Ethics of Balance. The Ethics of Balance is a human ethical norm to achieve a prosperous and harmonious life.

Kata Kunci : Wayang Tauhid, lakon Wedhare Sadat Tembayat, nilai moral, keseimbangan, tujuan hidup, moral values, balance, purpose of life

  1. S3-2025-437731-abstract.pdf  
  2. S3-2025-437731-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-437731-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-437731-title.pdf