Evaluasi Manajemen Kampus Inklusif dalam Mendukung Mahasiswa Disabilitas
Jihan Iftinan Cahyaningtyas, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D; Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D
2025 | Tesis | S2 MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI
Pendidikan Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kesetaraan dan keberagaman dalam lingkungan perguruan tinggi, termasuk dalam pengelolaan dan implementasi kebijakan yang mendukung mahasiswa penyandang disabilitas. Meskipun perguruan tinggi telah menerima mahasiswa disabilitas, tantangan utama masih ditemukan dalam aspek manajemen kampus inklusif, seperti koordinasi kebijakan, kesiapan tenaga pendidik, serta mekanisme layanan yang terintegrasi. Ketiadaan kebijakan formal yang secara khusus mengatur sistem pendukung bagi mahasiswa disabilitas menyebabkan implementasi kampus inklusif belum optimal dan cenderung bergantung pada kebijakan internal masing-masing fakultas atau program studi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif untuk mengeksplorasi dinamika pelaksanaan kampus inklusif di perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait kebijakan dan program inklusif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perguruan tinggi telah berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif, masih terdapat hambatan dalam sistem manajemen yang mendukung mahasiswa disabilitas. Kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan, keterbatasan sumber daya, serta minimnya pelatihan bagi dosen dalam menerapkan metode pembelajaran inklusif menjadi tantangan utama dalam implementasi kebijakan. Selain itu, ketiadaan pusat layanan khusus bagi mahasiswa disabilitas mengakibatkan mereka harus mengandalkan inisiatif pribadi atau bantuan teman sebaya untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan kampus inklusif yang lebih sistematis, pengembangan pusat layanan disabilitas, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih setara dan berkeadilan bagi seluruh mahasiswa.
Inclusive education emphasizes the importance of equality and diversity in higher education institutions, particularly in managing and implementing policies that support students with disabilities. Although universities have admitted students with disabilities, significant challenges remain in the management of inclusive campuses, including policy coordination, faculty preparedness, and the availability of integrated support mechanisms. The absence of formal policies specifically regulating support systems for students with disabilities has led to inconsistent implementation of inclusive campus initiatives, often relying on internal policies at the faculty or departmental level.
This study employs a qualitative approach using participatory observation to explore the dynamics of inclusive campus implementation in higher education institutions. Data were collected through in-depth interviews, direct observations, and document analysis of policies and inclusive programs.
The findings indicate that, despite efforts to create an inclusive environment, universities still face barriers in managing support systems for students with disabilities. A lack of coordination among stakeholders, limited resources, and insufficient faculty training in inclusive teaching methods remain key challenges in policy implementation. Furthermore, the absence of dedicated support centers for students with disabilities forces them to rely on personal initiatives or peer assistance to adapt to the learning system. Therefore, this study recommends strengthening systematic inclusive campus policies, establishing disability support centers, and enhancing faculty capacity to foster a more equitable and accessible learning environment for all students.
Kata Kunci : Manajemen Kampus Inklusif, Kebijakan Pendidikan, Mahasiswa Disabilitas.