Laporkan Masalah

Feminisme dalam Budaya Populer: Analisis Isi Kualitatif Artikel Feminisme Taylor Swift

Aliya Zaranggie, Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A.

2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Penelitian ini berfokus pada analisis teks artikel media terkait feminisme Taylor Swift. Sebagai seorang musisi perempuan global, ia sekaligus menjadi figur dalam budaya populer. Karirnya selama hampir dua dekade membuktikan eksistensi dan relevansinya hingga kini. Narasi feminisme Taylor Swift dibentuk tidak hanya dari karya dan pernyataan langsung darinya, tetapi juga pemaknaan yang dikonstruksikan oleh media. Feminisme yang dibawanya lekat dengan konteks budaya populer dan industri di mana ia tumbuh. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan terkait bagaimana konstruksi feminisme Taylor Swift ini dilihat dalam teks artikel media. Dengan menitikberatkan analisis terhadap feminisme dalam budaya populer melalui paradigma interpretivisme, objek penelitian merupakan teks artikel media daring yang merupakan artikel opini dari 13 media internasional serta lokal. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat secara khusus konstruksi feminisme Taylor Swift dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan konstruksi yang muncul. Analisis Isi Kualitatif (QCA) digunakan sebagai metodologi penelitian untuk melihat teks dalam artikel secara lebih kontekstual serta menganalisis makna, tema, dan pola yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran yang berkaitan dengan selebriti, feminisme, dan konstruksi makna dalam media digital yang digunakan selama proses penelitian. Ditemukan bahwa konstruksi feminisme Taylor Swift didominasi oleh feminisme liberal dengan kritik yang menuntut interseksionalitas. Taylor Swift dilihat sebagai figur perempuan yang sukses berjuang dalam industri patriarkis. Namun, ia juga dilihat sebagai perempuan berprivilese yang tidak dapat memetakan akar opresi dan kompleksitas perempuan di luar identitasnya yang eksklusif.

This research focuses on a textual analysis of media articles related to Taylor Swift’s feminism. She is not only a global female musician, but also an icon of popular culture. Her nearly two-decade career demonstrates her continued relevance in the industry. The narrative of Taylor Swift’s feminism is shaped not only by her work and direct statements, but also by the meanings constructed by the media. Given that her feminism is closely tied to the context of popular culture and the industry in which she emerged, this raises the question of how Taylor Swift’s feminism is constructed through the textual content of media articles. This study adopts an interpretative approach to analyze feminism in popular culture, using opinion articles from 13 international and local online media outlets as primary texts. This research explores the context of Taylor Swift’s feminism by identifying, categorizing, and describing their construction. Qualitative Content Analysis (QCA) was applied to examine the texts contextually and analyze their meanings, themes, and patterns. Frameworks related to celebrities, feminism, and the construction of meaning in digital media were used throughout the research process. The analysis found that the construction of feminism surrounding Taylor Swift is predominantly shaped by liberal feminist ideals, with criticisms calling for greater intersectionality. Taylor Swift is portrayed as a successful female figure navigating a patriarchal industry. However, she is also viewed as a privileged woman who fails to grasp the underlying roots of oppression and the complexities faced by women beyond her exclusive identity.

Kata Kunci : feminisme; Taylor Swift; budaya populer; konstruksi feminisme; analisis isi kualitatif

  1. S1-2025-479042-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479042-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479042-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479042-title.pdf