Pandangan Terhadap Brand Misconduct dengan Kecenderungan Boycott Behavior pada Konsumen Brand Kosmetik
Pramudyawardhani Mahira Kusumaningtyas, Ardian Rahman Afandi, S.Psi., M.Psi., Psikolog
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Nilai etika dan
moral brand menjadi salah satu
pertimbangan penting bagi konsumen untuk membeli suatu produk. Penelitian ini
mengkaji peran dari persepsi terhadap brand
misconduct terhadap kecenderungan konsumen untuk melakukan perilaku boikot. Dilakukan penelitian kuantitatif
dengan menggunakan data 204 (N = 204)
responden via kuesioner daring yang mengukur pandangan terhadap brand misconduct dengan consumer
perceived ethicality dan boycott behavior. Hasil
menunjukkan bahwa consumer perceived ethicality berperan signifikan
dalam menentukan kecenderungan konsumen untuk berpartisipasi dalam gerakan
boikot terhadap brand kosmetik yang
dipandang bermasalah secara moral. Penelitian ini memberikan wawasan baru pada
bidang perilaku konsumen dalam konteks brand
misconduct serta dinamika aktivisme etis konsumen.
A
brand’s ethical and moral value has been one of the indispensable
considerations for consumers to buy a product. This study aims to investigate
the role of consumers’ perceptions on brand misconduct in influencing their
tendency to engage in a boycott behavior. Using 204 data derived from an online
questionnaire (N = 204), the study measured the perceptions on brand misconduct
with consumer perceived ethicality and boycott behavior. Results show that consumer
perceived ethicality significantly influences their tendency to participate in
a boycott movement against cosmetic brands that are viewed as morally
questionable. The current study provides new insights in consumer behavior in
the context of brand misconduct and the dynamics of ethical consumer activism.
Kata Kunci : Boycott behavior, Brand misconduct, Consumer perceived ethicality, Ethical consumerism