Laporkan Masalah

Karakteristik Realisme Magis dan Konteks Sosial-budaya dalam Novel Sang Nyai 2 Karya Budi Sardjono

M. Arif Abdul Hakim, Saeful Anwar, S.S., M.A.

2025 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA

Penelitian ini berfokus pada fenomena realisme magis dalam novel Sang Nyai 2 karya Budi Sardjono menggunakan teori Wendy B. Faris. Di dalam karya tersebut, pengarang menghadirkan elemen magis dan realistis ke dalam satu kesatuan cerita sebagai teknik naratifnya dengan latar kebudayaan tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini mengungkap karakteristik realisme magis dan konteks sosial-budaya dalam novel tersebut. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif analisis dengan data-data yang diperoleh dari studi literatur. 

Hasil penelitian menunjukkan adanya elemen-elemen realisme magis di dalam novel Sang Nyai 2 yang sesuai dengan lima karakteristik realisme magis menurut teori Faris, yaitu meliputi elemen yang tidak tereduksi, dunia fenomenal, keraguan yang meresahkan, penggabungan dunia, serta gangguan atas waktu, ruang, dan identitas. Namun, kadar realisme magis dalam novel tersebut tidak kuat karena adanya upaya pemberian jarak antara yang magis dan realistis sehingga cenderung lebih sesuai dianggap sebagai novel mistis atau supranatural. Selain itu, ditemukan bahwa teknik naratif realisme magis yang digunakan oleh pengarang diangkat dari konteks sosial-budaya dalam kebudayaan Jawa sehingga fenomena di dalam novel dapat menjadi alternatif mimesis dalam melihat masyarakat Jawa masa kini. 

This research focuses on the phenomenon of magical realism in the novel Sang Nyai 2 by Budi Sardjono using Wendy B. Faris' theory. In the work, the author presents magical and realistic elements into a unified story as a narrative technique. This research reveals the characteristics of magical realism and the socio-cultural context in the novel. This research uses descriptive analysis method with data obtained from literature study. 

The results show that there are elements of magical realism in the novel Sang Nyai 2 that are in accordance with Faris's five characteristics of magical realism, which include irreducible elements, phenomenal world, unsettling doubts, merging of worlds, and disruption of time, space, and identity. However, the level of magical realism in the novel is not strong because there is an attempt to provide a distance between the magical and the realistic so that it tends to be more suitable to be considered as a mystical or supernatural novel. In addition, it was found that the narrative technique of magical realism used by the author is lifted from the socio-cultural context in Javanese culture so that the phenomena in the novel can be an alternative mimesis in viewing contemporary Javanese society.


Kata Kunci : Sang Nyai 2, karakteristik realisme magis, konteks sosial-budaya

  1. S1-2025-480106-abstract.pdf  
  2. S1-2025-480106-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-480106-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-480106-title.pdf