PARIT KELILING KOMPLEKS CANDI PLAOSAN: FUNGSI DAN MAKNA DALAM KONSEP KEAGAMAAN BUDDHA MAHAYANA
Shintia Putri Fibriolawati, Dwi Pradnyawan, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | ARKEOLOGI
Candi Plaosan secara
administratif berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten,
Jawa Tengah. Candi tersebut terdiri atas dua bagian, yaitu Candi Plaosan Lor dan
Kidul. Candi ini bercorak Buddha dan merupakan salah satu peninggalan dari
Kerajaan Mataram Kuno (Medang). Hal ini dibuktikan dengan atap candi yang berbentuk stupa, terdapat
stupa-stupa perwara, dan terdapat arca Boddhisattva pada bilik
candi induk. Stupa
merupakan hal yang identik dengan kepercayaan agama Buddha. Yang menarik di Candi
Plaosan ini adalah terdapatnya parit keliling yang seolah-olah menegaskan bahwa
Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul merupakan gugusan candi yang saling
terhubung yang diperkirakan
membutuhkan adanya pertimbangan khusus dari para silpin. Tidak hanya berhubungan dengan fungsi parit secara teknis,
namun juga fungsi parit keliling secara religius. Penelitian ini menganalisis fungsi dan makna keberadaan
parit keliling Candi Plaosan dalam Konsep Keagamaan Buddha Mahayana. Pada
penelitian ini menggunakan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa Candi Plaosan dibangun dengan menggunakan
Konsep Mandala, lebih jelasnya Garbhadhatu-Mandala dengan denah
berbentuk persegi panjang. Garbhadhatu-mandala identik dengan pemujaan
terhadap Ratnatraya (Triratna). Hal ini juga diaplikasikan ke
dalam pembangunan parit keliling. Konsep Mandala dalam agama Buddha
Mahayana meliputi beberapa aspek, antara lain penataan halaman, desain
arsitektur, relief dan ukiran, fungsi ritual candi, dan pusat dan lingkungan
(pusat Mandala). Fungsi parit keliling Candi Plaosan secara religius
berkaitan dengan air yang merupakan hal penting dalam ritual Buddha. Parit
melambangkan pemurnian sebelum masuk ke bangunan candi dengan air sebagai
sarana pembersihan dan pensucian diri. Candi Plaosan digunakan sebagai tempat
beribadatan sekaligus asrama untuk bhiksu.
Plaosan Temple is administratively located in Bugisan Village, Prambanan District, Klaten Regency, Central Java. The temple consists of two parts, namely Plaosan Lor and Kidul Temples. This temple is Buddhist in style and is one of the relics of the Ancient Mataram Kingdom (Medang). This is evidenced by the roof of the temple which is shaped like a stupa, there are ancillary stupas, and there is a Boddhisattva statue in the main temple chamber. Stupa is something that is identical to Buddhist beliefs. What is interesting about Plaosan Temple is the presence of a surrounding moat which seems to emphasize that Plaosan Lor Temple and Plaosan Kidul Temple are a group of interconnected temples which are estimated to require special consideration from the silpin. Not only related to the technical function of the ditch, but also the religious function of the surrounding ditch. This study analyzes the function and meaning of the existence of the surrounding ditch of Plaosan Temple in the Mahayana Buddhist Religious Concept. This study uses descriptive-qualitative analysis. The results of this study indicate that Plaosan Temple was built using the Mandala Concept, more specifically Garbhadhatu-Mandala with a rectangular plan. Garbhadhatu-mandala is identical to the worship of Ratnatraya (Triratna). This is also applied to the construction of the surrounding ditch. The Mandala concept in Mahayana Buddhism includes several aspects, including the arrangement of the courtyard, architectural design, reliefs and carvings, the function of the temple ritual, and the center and environment (center of the Mandala). The function of the surrounding ditch of Plaosan Temple is religiously related to water which is an important thing in Buddhist rituals. The ditch symbolizes purification before entering the temple building with water as a means of cleansing and purifying oneself. Plaosan Temple is used as a place of worship as well as a dormitory for monks.
Kata Kunci : Candi Plaosan, Buddha Mahayana, Mandala, Parit, Jambhudwipa