Laporkan Masalah

Hubungan antara resiliensi dan kecerdasan emosional dengan stres akademik pada mahasiswa farmasi

Syahida Purnama, apt. Anna Wahyuni Widayanti, M.P.H., Ph.D; Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D

2025 | Tesis | Magister Manajemen Farmasi

Mahasiswa farmasi menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan kurikulum pendidikan farmasi yang kompleks. Setiap mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan tanggung jawab akademik yang diberikan, baik dalam teori maupun praktik. Stres akademik menjadi masalah yang sering dialami selama proses pendidikan farmasi. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap stres akademik tersebut adalah resiliensi dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan peran resiliensi serta kecerdasan emosional dalam memprediksi tingkat stres akademik di kalangan mahasiswa farmasi.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei dengan desain cross-sectional dengan kuesioner. Pangambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 400 mahasisa farmasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Resilience Evaluation Scale (RES), Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Short Form (TEIQUE-SF) dan Academic Stres Scale (ASS). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan pada mahasiswa farmasi sebagian besar memiliki tingkat resiliensi sedang (64,8%), kecerdasan emosional sedang (73,5%,) dan stres akademik sedang (68,8%). Faktor-faktor yang memengaruhi secara signifikan adalah jenis kelamin, usia, asal universitas, tingkat semester, pengalaman kegiatan non akademik, jenis tempat tinggal, dan IPK. Analisis ini juga mengungkapkan korelasi yang kuat antara resiliensi dan kecerdasan emosional dengan stres akademik (r=0,594), yang menunjukkan bahwa peningkatan resiliensi dan kecerdasan emosional dapat mengurangi stres akademik pada mahasiswa farmasi. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam kondisi kesejahteraan psikologis mahasiswa farmasi di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi dasar bagi program pendidikan farmasi untuk mengevaluasi kurikulum serta mengembangkan intervensi yang efektif guna meningkatkan resiliensi dan kecerdasan emosional serta mengurangi stres akademik pada mahasiswa.


Pharmacy students face challenges in adapting to the complex curriculum of pharmaceutical education. Each student is expected to fulfill academic responsibilities, both theoretically and practically. Academic stress is a common issue encountered during pharmaceutical education. Several factors contributing to academic stress include resilience and emotional intelligence. This study aims to analyze the relationship and role of resilience and emotional intelligence in predicting academic stress levels among pharmacy students.

The study employs a quantitative survey method with a cross-sectional design using a questionnaire. The sample was selected through purposive sampling, consisting of 400 pharmacy students. The instruments used in this study include the Resilience Evaluation Scale (RES), Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Short Form (TEIQUE-SF), and the Academic Stress Scale (ASS). The data obtained were analyzed using regression analysis with the help of SPSS 25 for Windows software.

The analysis results of pharmacy students in Indonesia showed that the majority had moderate levels of resilience (64.8%), moderate emotional intelligence (73.5%), and moderate academic stress (68.8%). The factors that significantly influenced academic stress included gender, age, university affiliation, semester level, non-academic activity experience, type of residence, and GPA. The analysis also revealed a strong correlation between resilience and emotional intelligence with academic stress (r=0.594), indicating that resilience and emotional intelligence improvements can reduce academic stress among students. This study provides an in-depth understanding of the psychological well-being of pharmacy students in Indonesia. It is expected to serve as a foundation for pharmacy education programs to evaluate curricula and develop effective interventions to enhance resilience and emotional intelligence and reduce student academic stress.


 

 

Kata Kunci : Kata kunci: mahasiswa farmasi, resiliensi, kecerdasan emosional, stres akademik

  1. S2-2025-514713-abstract.pdf  
  2. S2-2025-514713-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-514713-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-514713-title.pdf