Analisis hubungan persepsi karyawan terhadap penilaian kinerja dengan motivasi kerja di PT Garuda Indonesia Yogyakarta
NOORJAYANTI, Devita Trisia, Dr. Supra Wimbarti, M.Sc
2004 | Tesis | Magister ManajemenPenilaian kineija merupakan suatu kegiatan di dalam perusahaan yang memiliki peranan sangat penting dalam pengelolaan kineija karyawan. Penilaian kineija apabila dilaksanakan dengan baik dan benar diharapkan dapat untuk meningkatkan motivasi kega karyawan. Tetapi adakalanya penilaian kineija yang dilakukan oleh perusahaan tidak begalan sebagaimana mestinya sehingga kurang memberikan kontribusi dalam meningkatkan motivasi keija karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan terhadap penilaian kineija dan hubimgaimya dengan peningkatan motivasi kega karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Garuda Indonesia cabang Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. Garuda Indonesia yang beijumlah 31 karyavran. Pengambilan data ^lakukan dengan menggunakan kuesioner yang berisi butir-butir pertanyaan untuk mengukur persepsi karyawan terhadap penilaian kineija dan motivasi kega. Sebelum alat ukur digunakan terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas dimana uji-uji tersebut bertujuan untuk mengetahui kesahihan dan keandalan alat ukur, Setelah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan metode regresi linier sederhana. Dari hasil analisis regresi menunjukkan bahwa persepsi karyawan terhadap penilaian kineija memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kega karyawan. Koefisien regresi yang dihasilkan adalah sebesar 0,737. Besamya variabel persepsi yang mampu untuk menjelaskan variabel motivasi adalah 0,363. Hubungan antara variabel persepsi dengan variabel motivasi adalah cukup kuat, hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,603. Pada proses penilaian kinega terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap perencanaan kega, pelaksanaan rencana kega, pengukuran kinega, tinjauan kinega, dan tahap pembaharuan kontrak. Dari kelima tahap tersebut kontribusi terbesar diberikan oleh tahap pengukuran kineija dengan nilai p 0,575. Secara umum persepsi karyawan terhadap penilaian kineija adalah sangat tinggi dan motivasi kega kayawan juga sangat tinggi. Dengan demikian persepsi karyawan terhadap penilaian kinega memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kega. Kata kunci: persepsi, penilaian kinerja, dan motivasi
Performance appraisal is one of the company's activities that have important role to manage employee performance. The accomplishment of good performance appraisal supposed to increase the motivation of employees. This research is to analyze employee perception of performance appraisal system and its connection to the employee motivation. The research has been done in FT. Garuda Indonesia branch office Yogyakarta. Respondents of this research are the entire employees of FT. Garuda Indonesia which nmnber of employees is 31 respondents. To collect the data it used questionnaires, which contain items to measure employee perception and employee motivation. Before the questionnaires have been used those have been examined validity and reliability tests. Purposes of those tests are to recognize validity and reliability of the questionnaires. The final step was hypothesis test which it used simple regression method. The result of regression method showed that perception of employees to the performance appraisal system had significant connection to employee motivation. Coefficient value of the regression is 0,737. Employees' perception variable could explain motivation variable as big as 0,363. The correlation value is 0,603 it means that employees' perception variable had tied enough correlation to motivation variable. Performance appraisal system has five steps are performance planning, performance execution, performance assessment, performance review, and performance renewal and recontracting. The biggest contribution was given by performance assessment which [3 value is 0,575. Globally, employee perception category is very high and the motivation of employee is high too. Finally the conclusion of this research is perception of employees to the performance appraisal system has significant coimection to the motivation of the employee. Keywords: perception, performance appraisal, and motivation
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Penilaian Kinerja dan Motivasi,Persepsi Karyawan