Laporkan Masalah

ANALISIS PENGEMBANGAN FITUR APLIKASI GEOMAP UNTUK PENGAWASAN PETUGAS LAPANGAN DI PUSAT DATA DAN INFORMASI DINAS PERHUBUNGAN DKI JAKARTA

Joandi Zakaria, Henry Yuliando, MM., M.Agr., Ph.D.

2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

DISHUB Provinsi DKI Jakarta merupakan lembaga pemerintahan yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengawasan transportasi di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu tugas dari DISHUB Provinsi DKI Jakarta adalah mengelola lalu lintas di wilayah provinsi DKI Jakarta. Dalam rangka meningkatkan pengawasan petugas lapangan, DISHUB mengembangkan aplikasi Geomap yang beroperasi melalui platform Android dan web. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja aplikasi Geomap yang saat ini berada pada fase pertama pengembangan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pengguna melalui pendekatan Software Quality Function Deployment (SQFD), terutama dalam aspek akurasi data, kecepatan pemrosesan, dan kemudahan penggunaan. Hasil analisis SQFD menunjukkan adanya kesenjangan antara fitur yang ada dan kebutuhan pengguna. Pengguna membutuhkan pelaporan yang akurat, integrasi dengan pusat data, dan antarmuka yang intuitif. Empat fase SQFD mengidentifikasi prioritas pengembangan seperti peningkatan konektivitas, algoritma monitoring yang lebih canggih, serta optimasi fitur pemantauan secara real-time, guna memastikan aplikasi dapat mendukung pengawasan petugas lapangan secara efektif.

DISHUB Provinsi DKI Jakarta is a government institution responsible for managing and overseeing transportation within the DKI Jakarta Province. One of the key duties of DISHUB DKI Jakarta is to manage traffic in the province. To enhance field officer supervision, DISHUB developed the Geomap application, which operates on both Android and web platforms. This study aims to evaluate the performance of the Geomap application, currently in its first phase of development, with a focus on meeting user needs through the Software Quality Function Deployment (SQFD) approach, particularly in terms of data accuracy, processing speed, and ease of use. The SQFD analysis revealed gaps between the existing features and user requirements. Users demand accurate reporting, integration with data centers, and an intuitive interface. The four SQFD phases identified development priorities such as enhancing connectivity, implementing more advanced monitoring algorithms, and optimizing real-time monitoring features to ensure the application effectively supports field officer supervision. 

Kata Kunci : Software Quality Function Deployment, House of Quality, Geomap Application, Pusat Data Dan Informasi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta

  1. S2-2024-509283-abstract.pdf  
  2. S2-2024-509283-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-509283-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-509283-title.pdf