Komunikasi Organisasi Dalam Implementasi Program Gema Madani Simpati Di Kota Tasikmalaya
Widni Megaria Rohman, Alia Bihrajihant Raya, Ratih Ineke Wati
2024 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
Salah satu pendekatan yang efektif dalam mengentaskan kemiskinan adalah melalui pembangunan sebuah daerah dengan cara memberdayakan masyarakatnya. Pemberdayaan masyarakat bukan hanya sebatas memberikan bantuan atau fasilitas material, tetapi juga bagaimana membekali masyarakat dengan keterampilan, pengetahuan, dan kesempatan yang dapat meningkatkan kemandirian mereka. Dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan adalah salah satu faktor penentu keberhasilan atau kegagalan setiap program pembangunan. Salah satu program pemberdayaan masyarakat di Kota Tasikmalaya yakni Program Gerakan Masyarakat Mandiri Berdaya Saing dan Inovatif (Gema Madani Simpati), yang dilaksanakan di 69 Kelurahan di Kota Tasikmalaya. Program ini dirancang untuk bekerja sama dengan lembaga desa guna mengurangi angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian yakni mengetahui implementasi Program Gema Madani Simpati yang terdiri dari 3 Bidang yakni I-PAKEM, I-PASLING dan I-PASBUD serta menganalisis komunikasi organisasi pada implementasinya. Informan yakni dari pihak pemerintahan dan juga Tim Pelaksana Kegiatan. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa komunikasi organisasi pada implementasi program tersebut sudah cukup baik karena sudah sesuai dengan 5 tujuan utama komunikasi organisasi menurut Katz & Kahn. Namun tetap saja ada hambatan yang dirasakan ketika pelaksanaan seperti adanya kesalahpahaman komunikasi dari fasilitator dan tim pelaksana kegiatan sehingga menyebabkan adanya keterlambatan informasi. Tetapi hal tersebut dapat diatasi dan dievaluasi ketika rapat bulanan. Selain itu, belum ada pemanfaatan media komunikasi lain yang digunakan seperti media sosial ataupun website, sehingga komunikasi yang digunakan hanyalah komunikasi secara langsung dengan masyarakat.
One of the most effective approaches to alleviating poverty is through regional development by empowering the community. Community empowerment is not limited to providing material assistance or facilities, but also involves equipping people with skills, knowledge, and opportunities that can enhance their self-reliance. Community support for development initiatives is a key factor that determines the success or failure of any development program. One such community empowerment program in Tasikmalaya City is the "Gema Madani Simpati" (Independent, Competitive, and Innovative Community Movement Program), which is implemented in 69 urban villages. This program is designed to collaborate with local village institutions to reduce unemployment and create new job opportunities. This research was conducted using a qualitative approach. The objective of the study is to examine the implementation of the Gema Madani Simpati Program, which consists of three areas: I-PAKEM, I-PASLING, and I-PASBUD, and to analyze organizational communication within its implementation. The informants for this research include government officials and the Activity Implementation Team. Data collection was conducted through interviews, observation, and literature review. The conclusion of the study shows that organizational communication in the program's implementation has been fairly effective, as it aligns with the five main goals of organizational communication according to Katz & Kahn. However, there were still challenges encountered during the implementation, such as communication misunderstandings between facilitators and the activity implementation team, which led to delays in information dissemination. These issues were resolved and evaluated during monthly meetings. Additionally, there has been no use of other communication media, such as social media or websites, meaning that communication relied solely on direct interaction with the community.
Kata Kunci : Komunikasi Organisasi, Implementasi Program, Program Gema Madani Simpati.